Heboh!!,Warga Temukan Oknum PNS Tewas Dirumah Makan

MERANGIN-Warga Kabupaten Merangin mendadak heboh dengan ditemukannya seorang pria paruhbaya sudah tak bernyawa di sebuah rumah makan yang berada di Desa Langling.

Usai mengetahui jika ada seseorang meninggal dunia di rumah makannya,pemilik rumah makan langsung menginformasikan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Dari data yang berhasil di himpun di ketahui jika pria paruhbaya tersebut bernama Heri Triyanto(59),seorang Aparatur Sipil Negara(ASN)yang tinggal di Kecamatan Pamenang.

Awal mula kejadian,korban berangkat dari kediamannya menuju kota bangko pada Selasa(11/6),untuk mengurus sesuatu di Bank BTPN.Setelah korban berada di Bank BTPN dan korbanpun kembali pulang ke diamannya,namun di tengah perjalanan sekitar pukul 15.00,korban berhenti di rumah makan ojolali yang berada di Desa Langling dengan niat untuk beristirahat.

Korbanpun sempat meminta istihat kepada pemilik rumah makan dan langsung pergi ke kamar yang berada di belakang rumah makan,berselang satu jam,pemilik rumah makan merasa curiga karena sudah satu jam korban tak bagun-bagun dan memerintahkan anak buahnya untuk membangunkan korban,namun saat di bagunkan korban tak kunjung bangun dari tidurnya.

Takut korban tak bangun-bagun dari tidurnya,akhirnya pemilik rumah makan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan selanjutnya warga langsung menginformasikan kejadian tersebut ke Polsek Bangko.

Setalah aparat kepolisian dan warga mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan olah tempat kejadian,di ketahui jika korban sudah meninggal dunia.

Untuk kepentingan penyelidikan korban langsung dibawa ke RSUD Kol Abunjani Bangko untuk di visum. Namun dari hasil keterangan anak korban,korban berangkat dari rumah dalam keadaan sakit,dan dari hasil pemeriksaan di tubuh korbanpun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Bangko Iptu Echo Sitorus,membenarkan jika ada seorang ASN yang meninggal di rumah makan.

“Untuk dugaan sementara korban meninggal akibat sakit,sebab tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,”jelas Iptu Sitorus,Selasa(11/6).

Kapolsek juga mengatakan,untuk jasad korban sudah dibawa pihak kelarga dan akan di kebumikan pihak keluarga di kampung halamanya.

“Pihak keluarga sudah merelakan kepergian korban,dan mengatakan jika kejadiaan ini murni akibat korban sakit,”tutupnya.(ble)  

Updated: 11 Juni 2019 — 22:10