Perupa Merangin wakili Propinsi Jambi pameran lukisan Nasional di Lampung

Merangin – setelah melewati kurasi yang sangat ketat,Karya Alhendra Daulay atau yang akrab di sapa Ucok,Berhasil lolos kurasi di taman budaya Jambi,Dan kemudian hasil kurasi tersebut di kirimkan ke galeri Nasional,lagi lagi karya Ucok lolos kurasi dan berhak untuk pameran lukisan di kota bandar lampung.

Karya lukis lewat media akrilik di atas kanvas dengan judul no impact,lukisan berukuran 150 cm x 150 cm berhasil menyisihkan puluhan karya lukisan perupa propinsi Jambi,Dan berhak untuk mewakili propinsi Jambi untuk berpameran di Lampung.

Dengan deskripsi kebudayaan suatu bangsa, Adalah bagaimana bangsa itu sendiri mampu mempertahankan keaslian budayanya meskipun pada hari ini zaman semakin maju dan pesat berkembang.

Namun perkembangan peradaban ini tidak berlaku baku bagi suku anak dalam ( SAD ) suku kubu yang mendiami belantara hutan Sumatera Jambi. Mereka memutar balikan kenyataan. Kok bisa ?
Meskipun serangan kemajuan zaman dari negara-negara besar dunia menghantam peradaban abad kini, namun tidak semilipun menggoyahkan mereka ( suku kubu,red ), mereka masih tetap menggunakan cawat untuk menutupi aurat mereka seadanya, mereka masih menggunakan daun dan sumpit untuk menyantap makanan mereka yang notabene tanpa penyedap rasa dan pewarna, mereka tatap saja mendiami pondok darurat, tak kala mereka Melangun ( bermukim dari satu hutan ke hutan lain ), begitulah suku kubu menjalankan kehidupan berbudaya sehari-hari.

Namun hari ini, Kita manusia menjadi korban, korban iklan, korban trend dan mode, sehingga sebagian dari kita rela melucuti peradaban dan kebudayaan yang menjadi ikon kebangggaan bangsa kita, agar tak di bilang ketinggalan zaman, kita jadi latah ikut-ikutan model, berlomba menuruti perkembangan zaman, hingga kebablasan.

Kita akhirnya melupakan jati diri bangsa, yang kuat adat istiadatnya dan kental peradaban dan budayanya, naif.
Mari kita renungkan pesan yang terlukis tentang keadaan dari kehidupan suku anak dalam ( SAD ) ini.

“Alhamdulillah saya terpilih mewakili propinsi Jambi,untuk berpameran lukisan Nasional di bandar Lampung,Dan ini hasil kerja keras yang saya lakukan untuk terus melahirkan karya yang memiliki pesan moral untuk masyarakat”ungkap Ucok,(25/9).

Pameran yang bakal di di gelar selama satu Minggu,Di ikuti oleh para perupa se-Indonesia,Yang karyanya lolos kurasi.

” Pameran ini di ikuti oleh para perupa se-Indonesia,Dan tentu saja ajang ini paling bergengsi sebab di gelar paling cepat dua tahun sekali,Dan saya sangat membutuhkan perhatian pemerintah daerah”ujarnya lagi.

Sementara itu Asro Almurthawy ketua dewan kesenian merangin (DKM), Mengatakan bahwa seniman Merangin telah banyak melahirkan karya yang monumental,Dan sudah selayaknya di perhatikan oleh pemerintah daerah,Agar para pelaku seni di Merangin merasa di hargai.

” Tentu kita sangat bangga,Sebab seniman Merangin kembali bisa berpameran di kancah nasional,Dan ini wajib untuk mendapatkan perhatian pemerintah daerah,Sebab pelaku seni di Merangin sangat banyak dan beragam dalam melahirkan karya karya yang luar biasa,Dan saya ucapkan selamat kepada Ucok,Semoga mampu menjadi wakil yang baik dan bisa terus melahirkan karya karya selanjutnya”ucap ketua DKM.(bule)

admin1

Next Post

Ngeri, Pendulang Emas Asal Desa Guguk Merangin Tewas Diterkam Harimau

Ming Sep 26 , 2021
MERANGIN – Sidin (33) warga Desa Guguk Kecamatan Renah Pembarap dikabarkan tewas diterkam Harimau, Sabtu (25/9/2021), sekitar pukul 22.00 WIB. Informasi yang didapat, lokasi kejadian berada di kawasan Batu Tunggal, perbatasan antara Desa Guguk dan Lubuk Beringin Kecamatan Muara Siau. Kepala Desa Guguk, Muhammad Hijazi, yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut, […]