Antologi  Jejak  Sajak Di Batu Runciang,Pemersatu Rasa Antar Bangsa

SAWAHLUNTO-Kumpulan sajak di antologi Jejak Sajak Di Batu Runciang,Membuktikan bahwa seni adalah universal,Karya penyair dari mancanegara seperti Malaysia,Dan indonesia menyatu dalam satu rasa yang sama lewat karya sastra,sehingga menghasilkan buku yang monumental.

Peluncuran Antologi Jejak Sajak Di Batu Runcing,di hadiri para penyair yang berasal dari Rusia,Maroko,Vietnam,Singapura,Malaysia,Dan juga penyair yang berasal dari seluruh indonesia dua diantaranya berasal dari merangin.

“Buku yang hari ini di luncurkan oleh walikota sawahlunto Deri Asta,juga di hadiri oleh para penyair yang tergabung dalam buku antologi,tentu yang membanggakan adalah kedatangan para penyair dari manca negara salah satunya adalah prof Dr Victor Pongadaef dari rusia”jelas Edy Pramudiane ketua panitia Sawahlunto Poetry Reading Fest 2.

Sementara itu Asro Almurthawy  penyair nasional asal kabupaten merangin ,dengan di dampingi Abinya Umar Abdulrahman penyair  asal palembang,mengaku bangga bisa berkontribusi dalam kegiatan Sawahlunto  Poetry Reading  Fest 2.

“Ini menjadi bukti bahwa sastra menyatukan antar bangsa,hari ini penyair mancanegara membaur jadi satu pangung dan mempertunjukkan kebolehan dalam membaca puisi”tandas Asro.(ble)

Updated: 8 November 2018 — 21:39
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: