Kantor Desa Beluran Panjang Disegel Warga

BANGKO-Puluhan warga desa Beluran Panjang, Kecamatan Tabir Jum’at (26/5), menyegel kantor desa. Penyegelan yang dilakukan puluhan warga karena tidak puas dengan kebijakan Pemerintah Desa yang tidak transparan dalam mengunakan dana TKD yang sudah di kontrak sebesar 60 juta, dan pembuatan sumur bor.

Penyegalan tidak berlangsung lama, pasalnya saat penyegelan pihak kepolisian dengan cepat datang kelokasi.

Penyegelan dilakukan warga menggunakan rantai  yang di pasang di pintu gerbang kantor desa tersebut.

Salah satu warga Desa beluran panjang yang beranesial AZ saat di konfirmasi Media Seputar Merangin mengatakan, kami Warga sudah sabar dengan pemerintahan desa ini, karna Pemerintahan Desa ini tidak ada transparan kepada Masyarakat dalam mengunakan dana TKD maupun ADD. “Kami warga pernah menanyakan ke ketua BPD mengenai dana tersebut namun jawaban ketua BPD kalau memang ado Masyarakat yang tidak senag silakan lapor, apakah pantas seorang ketua BPD menyampaikan seperti itu kepada kami,” ungkapnya.

Tidak jauh berbeda dengan yang diungkapakan LS, seharusnya dana TKD itu trasparan kepada Masyarakat, dana 60 juta itu sangat besar, namun kemana dana tersebut di kucurkan pemerintahan desa.

“Seperti sumur bor, kandang Masjid, sumur bor itu dari Rt 1 dipindahkan ke Rt 2, sampai di Rt 2 pengerjaanya tidak juga selesai kedalamnya cuma 6 meter, padahal dana itu cukup besar, kalau enam meter kedalamanya itu sama dengan sumur gali, kami minta pemerintah Desa untuk trasparan, dan kami mintak kepada pihak Pemerintah yang ada di kabupaten untuk dapat turun ke desa kami ini,” cetusnya.

Laporan    : Kasto

Editor        : AGH

Updated: 26 Mei 2017 — 22:05
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: