Warga Batam Dimassa Hingga Tak Sadarkan Diri

Hukum & Kriminal

IMG_20160124_175516

MERANGIN – Alip (40) warga Kota Batam harus mendapatkan perawatan intensif di RSD Kolonel Abundjani Bangko. Ia babak belur dihakimi massa hingga tak sadarkan diri.

Alip menjadi pelampiasan amarah warga lantaran kepergok mencuri dirumah Rusli, warga Desa Sungai Jering Kecamatan Pangkalan Jambu, Minggu (24/1) sekitar pukul 13.00.

Informasi yang dihimpun, dalam melakukan aksinya, Alip tidak sendirian. Ia bersama tiga orang rekannya nekat menyatroni rumah Rusli disiang bolong.

Dengan mudah, Alip dan rekannya berhasil masuk ke rumah Rusli. Keempat pelaku langsung membekap dan mengikat tangan serta melakban mulut Rusli.

Beruntung, aksi Alip diketahui oleh warga saat itu melintasi rumah Rusli. Sontak warga berteriak maling dan beramai–ramai mendatangi rumah Rusli.

Mengetahui aksinya telah tercium oleh warga, Alip dan tiga rekannya langsung melarikan diri. Tak mau kehilangan pelaku, warga melakukan aksi pengejaran.

Dalam pelarian, Alip terpisah dengan tiga rekannya. Kehilangan arah, Alip lantas bersembunyi di bekas lokasi PETI yang tak jauh dari rumah Rusli.

Naas, warga menemukan lokasi persembunyian Alip dan langsung menghakimi hingga babak belur dan tak sadarkan diri. Sebelum dihakimi, terlebih dahulu warga mengikat tangan Alip.

Mendapatkan informasi tersebut, aparat Polsek Sungai Manau langsung mendatangi TKP dan mengamankan pelaku yang sudah babak belur.

Selanjutnya pelaku dibawa ke rumah sakit umum untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Merangin AKBP Munggaran membenarkan kejadian tersebut.

“Betul, tadi siang kita mendapatkan laporan jika ada pelaku pembobolan rumah warga yang diamuk massa. Kini pelaku sudah kita amankan dan dirawat di rumah sakit karena mengalami luka yang cukup serius,” ungkap AKBP Munggaran.

“Masih ada tiga pelaku lainnya yang masih buron dan dalam pengejaran. Sementara, saat melakukan aksinya, tidak ada satu pun barang yang berhasil dicuri,” tutupnya.

Seputarmerangin: Maskur

Author

Related Articles

Back to Top