Wah…Kabag Organisasi Setda Merangin Berani Kerdilkan Wartawan

Utama

images(13)

MERANGIN –Ada yang aneh terpancar dari akal licik Kepala Bagian Organisasi Kabupaten Merangin bernama Agus Zainudin.

Pasalnya, dia terkesan mempersoalkan apa yang Pemerintah Kabupaten Merangin siapkan untuk aktvitas para awak media seperti ruangan computer yang ada sebelah Asisten dua Merangin dan yang lainnya.

Padahal, semua itu sudah didasari dengan aturan yang mana tertuang dalam UUD, tahun  1999 no 40 tentang Pres, bahwa  Pemerintah seharusnya menyiapkan fasilitas atas kontrak kerja tersebut.

Hal ini terbukti, ketika kabag organisasi menghadiri rapat kerja di ruang A3 bersama Bagian-bagian di Setda Kabupaten Merangin.

“Pelayan media itu untuk apo. Terus apo guno pelayanan tu. Setda tidak melakukan pelayanan secara langsung, yang melayani itu SKPD,” ungkap Agus dengan nada sedikit angkuh.

Padahal fasilitas yang di berikan tersebut atas inisitif Bupati Merangin untuk mempermudah awak media memplublikasi kegiatan pemerintah.

Terkait hal tersebut, Riko salah satu awak media mengaku sangat menyayangkan perkataan yang di lontarkan kabag organisasi tersebut, karena perkataan yang di lontarkan tersebut menurutnya terkesan angkuh dan terkesan mengkerdilkan media.

Apalagi  fasilitas yang di berikan tersebut menurutnya adalah salah satu langkah untuk mempermudah publikasi kegiatan pemerintah Kabupaten Merangin.

“Mungkin dengan pangkat S3 yang di gelarnya yang di banggakan, sampai lupa dengan aturan yang berlaku. Kalu dak tau aturan mundur be. percuma sekolah tinggi tapi dak tau aturan,” ungkap riko.

Selain itu kabag organisasi ini juga menyinggung protokoler Pemkab Merangin dengan kata – kata bahwa protokoler Pemkab Merangin pengekor Bupati.

“Apo gawe protokol ni, kerjanya Cuma ngekor bupati,” itulah kata – kata yang keluar dari kabag organisasi agus.

Terkait hal tersebut Mustar Hadi Kasubag Protokoler mengaku belum mengetahui hal tersebut.

“Belum tahu, nanti kito tanyo lansung dengan yang bersangkutan,” ungkap Mus saat di konfimasi.

Sementara itu agus kabag organisasi saat di konfirmasi terkait bahasa yang di lontarkan tersebut seolah mengelak dengan bahasa yang di lontarkanya sewaktu rapat tersebut.

“Maksutnya bukan itu, mohon maaf saya lagi nyetir mau pergi ni,” singkat agus saat di konfirmasi awak media.

(Nanang)

Author

Related Articles

Back to Top