Wabup Buka Acara Diseminasi Perda No 8 Tahun 2016

Pemerintahan

Wabup Merangin H A Khafid Moein buka acara desimenasi   Perda nomor 8 tahun 2016 (1)

MERANGIN-Wakil Bupati Merangin H A Khafid Moein kemarin (21/6) membuka acara diseminasi dan internaslisasi Perda nomor 8 tahun 2016, tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat Marga Serampas.

Pada acara yang berlangsung di Aula Hotel Suslinda Bangko itu Wabup menegaskan, eksistensi masyarakat hukum adat sejatinya sudah ada jauh sebelum berdirinya negara kesatuan Republik Indonesia.

Banyak studi yang telah membuktikan bahwa sebagian besar masyarakat hukum adat di Indonesia masih memiliki kearifan adat dalam pengelolaan sumber daya. Sistem-sistem lokal ini berbeda satu sama lainnya.

‘’Sistem lokal itu terus berkembang dan berubah secara evolusioner sesuai kondisi sosial budaya dan tipe ekosistem setempat,’’ujar Wabup dihadapan puluhan peserta acara dari kalangan lingkungan dan kehutanan.

Lebih lanjut dikatakan Wabup, pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat hukum adat Marga Serampas adalah satu langkah politik hukum penting yang harus diambil dalam rangka melaksanakan amanat Undang Undang Dasar.

Keberadaan masyarakat hukum adat Marga Serampas dengan kearifan lokalnya, sebagaimana masyarakat hukum adat di Kabupaten Merangin, masih ada dan menjadi bagian dari komponen masyarakat yang harus diakui dan dihormati.

‘’Pemkab Merangin melalui inisiatif DPRD Merangin telah menetapkan Perda nomor 8 tahun 2016. Perda ini menjadi tonggak sejarah, sekaligus momentum bagi kita semua Marga Serampas untuk melestarikan kearifan lokal,’’jelas Wabup.

 

(agh)

Author

Related Articles

Back to Top