Tertangkap Selingkuh, Pasangan Ini Diarak Keliling Desa

MERANGIN-Asyik indehoi, pasangan selingkuh Eni Herliza (35) warga desa Bukit Bungkul dan Sukir (27) warga kabupaten Tebo digerebek warga, selanjutnya dua pasangan bukan muhrim ini diarak dari poros desa hingga kebalai kantor desa bukit bungkul kecamatan Renah Pamenang kabupaten Merangin, Jambi.

Kedua pasangan ini didenda oleh Lembaga Adat (LAD) desa, membayar satu ekor kerbau dan 100 gantang beras selemak semanis, sesuai dengan hukum adat desa setempat.

Informasi yang dapatkan, Hubungan asmara antara Eni Herliza (35) janda tiga anak ini dengan Sukir (27) yang sudah beristri  telah lama tercium warga.

Puncaknya Selasa (31/10) sekitar pukul 12.30 wib kemarin, kedua pasangan ini digerebek masyarakat yang sudah mengintai sejak senja, saat digerebek kedua pasangan ini tengah melakukan hubungan suami istri.

Saat itu, masyarakat melihat tiga orang masuk kerumah Eni Herliza, tidak berselang lama, satu pasangan keluar dari rumah pelaku. Namun Sukir (27), rupanya tinggal dirumah Eni Herliza, karena hal ini sudah sering terjadi, masyarakat mengambil inisiatif untuk mengerebek rumah tempat pasangan ini memadu kasih.

Masyarakat melihat rumah Eni Herliza dikunci dari dalam, saat itu juga masyarakat langsung mendobrak pintu rumah herliza, benar saja ternyata dua insan ini sedang  tidak tanpa mengunakan pakaian mereka.

Selanjutnya kedua pasangan ini dibawa kekantor desa, siangnya baru pasangan ini diarak ditengah desa bukit bungkul.

Anggota lembaga adat desa bukit bungkul Sunarto, membenarkan kejadian tersebut, ia mengatakan keduanya didenda hukum adat.

“Mereka digerebek masyarakat, pasangan ini diarak dari poros desa menuju kantor desa. Dari hasil sidang adat mereka didenda satu ekor Kerbau dan 100 Gantang beras serta selemak semanis,” kata Sunarto Rabu (1/11) yang ikut menyidangkan pasangan selingkuh ini.

Dikatakan sunarto, masyarakat desa sudah geram dengan ulah pasangan mesum ini, maka dilakukan pengintain dan digerebek.

“Masyarakat sering kecolongan, jadi dilakukan pengintain. Saat digerebek keduanya tengah melakukan hubungan suami istri, oleh masyarakat dibawa ke kantor desa,” kata sunarto.

“Ini adalah efek jera, sehingga kedepan tidak ada lagi yang melakukan selingkuh, keduanya sudah kita serahkan kepada keluarganya masing masing,” tegas Sunarto.

laporan : Iwan KR
Edt : YD

Updated: 1 November 2017 — 08:06
© 2016-2018, seputarmerangin.com Frontier Theme
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: