Sebelum Tewas Fauzan Pamit Ke Warnet

Merangin-Fauzan(17) warga limbur merangin,kecamatan pamenang barat yang ditemukan tewaa bersimbah darah di kawasan wisata jam gento,dikenal tidak ada musuh apalagi korban baru lulua dari pondok pesantren.

Seperti yang dituturkan oleh Holik Hujairi (19),teman korban yang di ajak main ke bangko sebelum kejadian berdarah tersebut.

“Awalnya sekitar pukul 19.00 WIB,saya di jemput kerumah dan di ajak main ke kota bangko,dengan menggunakan sepeda motor milik saya langsung berangkat”jelasnya.

Sesampai di kota bangko langsung ke jam gento,dan langsung menelpon sesorang,tapi lama tidak muncul korban kemudian  singgah di warnet bersama Holik,namun tak lama korban meminta Holik untuk menunggu di warnet dan korban menuju jam gento.

Namun sekitar pukul 02.00 WIB,Holik mendapatkan kabar,korban tewas dan Holik langsung menuju ke jam gento,dan melihat korban tidak ada dan sudah di bawa kerumah sakit bangko.

“Saya diajak korban,main ke bangko dan dia kawan sekolah saya ,tidak juga punya musuh ,sebab lulusan pesantren”jelasnya.

Sebelum tewas,korban sempat beli minuman jenis tuak,dan diminum.di jam gento.

“Korban Sempat minum tuak ,yang di beli di simpang langling,saya berharap pelakunya cepat dapat”bebernya lagi.

Laporan : Abityas
Edt : YD

Updated: 17 Desember 2017 — 12:49
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: