Kejari Sarolangun Terima SPDP Kasus Pembunuhan SAD


Sarolangun-Berkas Kasus pembunuhan Yanti (15) warga suku  anak dalam yang tinggal di desa kutur kecamatan Limun,yang menjerat tersangka Rusli Bin Murai sudah masuk pada tahap surat perintah di mulainya penyidikan (SPDP),dan berkasnya juga sudah diterima oleh kasi pidum kejaksaan negeri sarolangun.

Seperti yang disampaikan oleh kajari sarolangun Ikhwanul Hakim melalui kasi Pidum kejari sarolangun,Dedy Sukarno saat di jumpai mengatakan bahwa polres sarolangun telah mengirinkan SPDP kasus pembunuhan anak SAD.

“Sekitar tanggal 10 oktober kami sudah menerima SPDP kasus pembunuhan anak SAD,yang dikirim penyidik polres sarolangun”jelasnya.

Dan pihaknya juga sudah mengabulkan perpanjangan penahanan dari jaksa penuntut umum,selama 40 hari.

“Kita juga sudah mengabulkan perpanjangan penahanan pertama dati JPU selama 40 hari,dan akan berakhir pada 4 desember mendatang”tambahnya lagi.

Kasi pidum juga berharap,agar berkas perkara kasus pembunuhan anak SAD,segera di kirimkan agar bisa di teliti oleh JPU.

“Mudah mudahan berkasnya segera di kirim agar kami,bisa meneliti berkasnya layak atau tidak diajukan di persidangan”tegasnya.

Seperti diberitakan bahwa kasus pembunuhan warga SAD yang menimpa Yanti (15),terjadi pada januari 2017 lalu,dan pelakunya baru bisa tertangkap polisi pada 5 oktober di depan pom bensin Muara Kelingi kabupaten muratara.

Laporan : Abityas
Edt : Yadi

Updated: 21 November 2017 — 16:22
© 2016-2018, seputarmerangin.com Frontier Theme
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: