Giliran BPN Lakukan Pungli

MERANGIN- Aksi Pungutan Liar (Pungli) ternyata semakin banyak di wilayah Merangin. Setelah petugas Samsat, kali ini oknum Pegawai Badan Pertahanan Nasional (BPN) Merangin yang melakukan Pungli. 
Tak tanggung-tanggung, jumlah uang Pungli tersebut mencapai Rp 500 ribu.
Informasi yang didapat, pungli tersebut dilakukan oleh Kasi Penataan BPN Merangin, Thalib. 
Seperti yang diungkapkan oleh korban Pungli, Hendra warga Desa Kungkai Kecamatan Bangko. Hendra mengatakan, Ia diminta membayar Rp 500 ribu saat ingin mengurus sertifikat tanah.
“Saya juga sering mengurus sertifikat tanah keluarga saya, tapi tidak pernah diminta uang sebanyak ini,” ungkap Hendra.
Bahkan Hendra menyebutkan, uang tersebut juga diperuntukkan untuk Kepala Kantor BPN, karena jika tidak memberi uang sebesar Rp 500 ribu, maka Kepala Kantor BPN tidak mau menandatangani sertifikat tanah.
“Pak Thalib bilang ke saya, kalau tidak ada uang Rp 500 ribu, maka Kepala Kantor tidak mau tanda tangan,” ujar Hendra.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, baik Kepala BPN dan Kasi Penataan BPN Merangin, tidak bisa dikonfirmasi, karena ketika coba ditemui, keduanya sedang tidak berada di kantor, bahkan ketika dihubungi melalui via telephone, keduanya tidak memberi tanggapan, meskipun nomor ponselnya bernada aktif.
Rhizki Okfiandi

Updated: 11 Februari 2019 — 12:25

The Author

admin5