Diduga Program Prona  Desa Pulau Bayur Jadi Ajang Pungli

Merangin-Program pemerintah dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat,untuk bisa mendapatkan sertifikat tanah dengan program prona,ternyata jadi ajang pungli.

Bahkan aksi pungli tersebut terkordinir melalui panitia desa,contohnya di desa pulau bayur kecamatan pamenang selatan.

Pungli prona di ambil secara fariasi,dan besaranyapun di bedakan dengan masyarakay desa pulau bayur dengan masyarakat luar pulau bayur.

Besaran pungli di patok mulai Rp 250 ribu hingga Rp 700 ribu per bidang,namun uang yang di pungut dengan dalih hasil kesepakatan masyarakat.

“Itu hasil kesepakatan masyarakat,yang kita ambil “jelas panitian desa pulau bayur Nasution.

Sementara uang yang di pungut,di rincikan untuk pengukuran,patok batas,dan sebagian untuk pembangunan desa.

“Ada beberapa item ,uang yang di pungut dari prona,dan sebagian untuk pembangunan desa kami,dan juga karang taruna”bebernya.

Bahkan panitia juga berdalih,bahwa uang yang di ambil dari masyarakat penerima program prona,bukanlah pungli.

“Itu bukan pungli sebab ada kesepakatan dengan masyarakat,dan kami ada bentuk kesepakatanya” tandasnya.

 

(ble)

Updated: 22 Februari 2018 — 14:26
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: