Demi Buka Bazar, Pengelola Usir Pedagang Pasar Beduk

MERANGIN-Konflik pembukaan Bazar Ramadhan di Kabupaten Merangin, Jambi kini kembali terjadi, dimana tahun lalu akibat tak mempunyai izin dari Pemkab Merangin akhirnya bazar yang berada di Pasar Raknyat tipe A tersebut di bongkar paksa Sat Pol PP, tahun ini konflik tersebut kembali terjadi dilokasi yang sama.

Awalnya lokasi pasar rakyat tipe A tersebut sudah di setujui oleh Pemkab Merangin untuk digunakan sebagai lokasi pasar beduk pada bulan ramadhan, sebab Pemkab Merangin menilai jika pasar beduk yang dulunya berada di sepanjang jalan masuk ke Pasar Baru Bangko selalu menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Karena tidak mau terjadi kemacetan, akhirnya pasar beduk yang ada di sepanjang jalan masuk pasar baru bangko di pindahkan ke Pasar Raknyat tipe A. Namun keanehan terjadi, baru beberapa hari pasar beduk yang berada di pasar rakyat tipe A ini aktifitas pasar beduk kembali dipindahkan.

Informasi yang dihimpun media ini penyebab pemidahan pasar beduk terkuak jika lokasi tersebut akan di gunakan untuk aktifitas bazar ramadhan yang dikelola oleh beberapa oknum. Namun anehnya bazar yang ada di pasar raknyat tipe A tidak memiliki izin sama sekali alias ilegal.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Merangin Junaidi saat di konfirmasi terkait adanya bazar di pasar rakyat tipe A dirinya mengatakan jika bazar tersebut ilegal.

“Kami tidak pernah mengizinkan ada bazar di pasar rakyat tipe A tersebut dan saya sudah melayangkan surat ke pengurus atau pengelola bazar di pasar rakyat tipe A untuk menutup aktifitas bazar,”jelas Junaidi.

Junaidi juga mengatakan jika bazar yang resmi dan diizinkan Pemkab Merangin adalah di Kelurahan Dusun Bangko dan bukan di pasar rakyat tipe A.

“Bazar yang ada izin di Kelurahan Dusun Bangko tepatnya di depan kantor lembaga adat jika ada bazar lain itu ilegal,”tuturnya.

Sementara itu beberapa orang yang diduga sebagai pengelola bazar saat dikonfirmasi media ini semuanya mengelak bukan sebagai pengurus atau pengelola bazar, namun anehnya aktifitas bazar dilokasi pasar rakyat ini masih berjalan dengan memasang beberapa tenda untuk berjualan.

Laporan (HEN)

Updated: 17 Mei 2019 — 22:00