Akibat Penembakan Keluarga Tuntut Polres Bertangung Jawab


Sarolangun-Pasca kematian Solahudin (25) warga desa Lubuk Resam kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG),yang tewas diduga tertembak oleh oknum anggota polsek Batang Asai Brigadir DD,dan mayatnya baru ditemukan keluarganya,di sungai batang asai setelah tiga hari menghilang.

Hingga saat ini pihak keluarga korban masih menuntut,polres sarolangun untuk bertangung jawab dalam proses penembakan tersebut.

“Kami masih menunggu pihak polres sarolangun untuk bertangung jawab,sebab kematian keluarga saya di duga kena tembak pada bagian punggung sebelah kiri”jelas Pudhil. 

Dikatakan juga jika tidak menemukan penyelesaian,pihak keluarga juga akan melaporkan kejadian yang menimpa kepada komisi hak asasi manusia (KOMNAS HAM).

“Kalau tidak ada penyelesaian secara hukum,kita akan laporkan ke komnas HAM,sebab protap penembakan harus sesuai dengan SOP,dan jangan ada lagi kejadian seperti ini lagi”tegasnya.

Diakui jika memang keluarganya salah,dirinya rela tapi tidak harus di tembak mati.

“Jujur saja kami sangat menyayangkan tindakan polisi yang brutal,kalau salah tangkap tapi jangan ditembak,dan kami minga Palan yang melapor juga ditangkap karena dia jelas jelas pelaku dompeng yang lapor,malah dilindungi polisi ini aneh”tandasnya.

Laporan : Abityas
Editor : YadiSM

Updated: 18 Juni 2017 — 21:20
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: