Usai Pesta Miras, Enam Pemuda Lakukan Aksi Curas

Usai Pesta Miras, Enam Pemuda Lakukan Aksi Curas

Hukum & Kriminal

 

BANGKO– Aksi kejahatan tindak pidana pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Merangin, Kali ini seorang warga Kecamatan tabir di aniaya dan di ambil barang berharganya oleh enam pemuda yaitu AR(15), RI(17), NO(16), AI(17), BP(17), FA(16) yang ke semuanya warga Kecamatan Tabir.

Aksi pencurian dengan kekerasan ini terjadi pada tanggal 7 Juli yang lalu,dimana seorang warga Desa Mampun,Kecamatan Tabir hendak pulang menggunakan sepeda motor,namun di tengah perjalanan korban di cegat oleh enam pemuda dan di minta untuk berhenti.

Karena korban takut,korban tak mau berhenti dan terus memacu kendaraan bermotornya,merasa korban melarikan diri,enam pemuda tersebut mengejar korban dan langsung memepet korban hingga berhenti.

Usai kendaraan korban di berhentikan,pelaku memaksa korban untuk menyerahkan harta benda yang di miliki korban,namun korban menolak,akhirnya korban di hajar beramai – ramai hingga mengalami luka di sekujur tubuhnya.

Melihat korban tidak berdaya lagi,pelaku mengambil harta benda korban berupa satu buah henpond jenis OPPO dan satu buah sepeda motor jenis Honda Vario.

Usai kejadian tersebut,korban langsung melaporkan ke Polsek Tabir,dan berselang selama dua puluh hari,pelaku berhasil di amankan di rumahnya masing – masing oleh anggota Sat Reskrim Polsek Tabir.

Waka Polres Merangin Kompol Hary Pinal membenarkan jika telah menangkap enam pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di kecamatan tabir.

“ pelaku melakukan aksi kejahatannya sesudah melakukan pesta miras,dan dari pengakuan pelaku,aksi tersebut baru pertama kali di lakukannya”ungkap Kompol Hary Pinal,Rabu(27/7).

Hary Pinal Juga mengatakan jika ke enam pelaku masih tergolong muda dan di bawah umur,namun karena tindak pida yang di lakukannya tergolong tinggi maka ke enam pelaku ini tidak bisa di lakukan Diversi.

“ untuk ke enam pelaku kita jerat dengan pasal 365 KHUp tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman kurungan selama Sembilan tahun penjara”tutup Hary Pinal.

Author

Related Articles

Back to Top