Untuk Mengatasi Kelangkaan Gas 3 Kg, Pertamina dan Dis Koperindag Gelar Pasar Murah Gas

Ekonomi & Bisnis

DSC_0236

BANGKO– Sebanyak di dua titik yang ada di Kecamatan bangko,pihak Pertamina dan Dinas Koperasi dan perdagangan Kabupaten Merangin adakan Operasi Pasar murah Gas 3 kg.

Operasi pasar Murah gas 3 Kg ini guna mengurangi kelangkaan gas dan mahalnya harga jual Gas 3 kg di kalangan pengencer semenjak satu minggu terakhir ini.

Pertaminapun selama dua hari operasi pasar, akan menjual 1.200 tabung gas 3 kg,warga yang ingin membeli gas murah inipun hanya bisa mebeli satu tabung untuk satu orang dengan harga jual Rp 16 ribu per tabungnya.

Pantauan Seputarmerangin.com di lapangan,terlihat antusia warga yang hendak membeli gas 3 kg murah dari pemerintah tersbut.

Salah seorang pembeli bernama leni menuturkan jika dirinya dari kelurahan Pasar Kota Bangko, baru mengetahui jika ada operasi pasar gas murah,biasanya dirinya membeli gas 3 kg dengan harga Rp 25 ribu per tabunya di para pengecer.

“alhamdulilah dengan adanya pasar gas murah ini, saya bisa terbantu sebab gas 3 kg kini sulit di cari, kalaupun ada harganya lumanyan mahal, bayangkan saja di sini harganya Rp 16 ribu pertabung, kalau di pengecer naik menjadi Rp 25 ribu per tabungnya, kan beda Rp 9 ribu dari harga standarnya,” ungkap Leni, Selasa (14/6).

Leni juga menambahkan, dirinya berharap agar bisa menindak agen –agen atau pengecer gas yang seenaknya menjual harga gas dengan harga tinggi.

“Pemerintah harus tegas dalam menindaklanjuti permasalahan gas ini, sebab kelangkaan gas ini biasanya ulah para agen gas dan pengecer,” urai Leni.

Terpisah, Suparno Kepala Bidang pengawasan Dinas Koperasi dan Perdagan Kabupaten Merangin mengatakan jika kegiatan operasi pasar Murah ini guna mengurangi kelangkaan Gas 3 kg di masyarakat dan mahalnya harga jual.

“Selama dua hari ini kami menjual gas 3 kg sebanyak 1.200 tabung gas dengan harga Rp 16 ribu per tabungnya, namun untuk ke kecamatan lainya, kami masih menunggu petunjuk dari pertamina, apakah kegiatan pasar murah ini akan di lakukan di setiap kecamatan atau tidak,” Tutup Suparno, Selasa (14/6).

 

(agh)

Author

Related Articles

Back to Top