Tunjangan Itu Naik dari Rp 3,8 Juta jadi Rp 10,5 Juta Perbulan

Utama

278718_ilustrasi-uang-rupiah_663_382

MERANGIN – Ribut-ribut pemotongan gaji Anggota DPRD Merangin itu ternyata berawal dari kenaikan tunjangan perumahan.

Sekretaris DPRD -Sekwan- Merangin, Nasution menuturkan, awalnya tunjangan perumahan hanya Rp 3,8 juta. Namun, sejak tahun 2016 tunjangan itu naik signifikan jadi Rp 10,5 juta perbulan.

Baca juga:Soal Pemotongan, Isnedi: Sebaiknya Diselesaikan Secara Baik-baik

“Dulu sebelum ada kenaikan tunjangan perumahan, beberapa anggota DPR bilang, kalau usulan tunjangan perumahan disetujui, ambillah RP 500 ribu untuk kamu. Memang tidak ada kesepakatan tertulis. Tapi, anggota DPR lainnya juga menyetujui. Makanya langsung dipotong,” ujar Nasution.

“Ya kalau memang tidak setuju, tentu kami akan mengembalikannya. Ini hanya miskomunikasi saja. Uang Rp 500 ribu per anggota DPR itu masih ada sama bendahara,” singkatnya.

Seputarmerangin: Zakhrowi

Author

Related Articles

Back to Top