Tragis Dua Bocah Asal Merangin Di Temukan Telantar Di Jakarta

Utama

24.600 Anak di Bali Hidup Terlantar_773143

BANGKO– Dua bocah kakak beradik asal Kabupaten Merangin di temukan telantar di Jakarta. Bocah ini di perkirakan hampir dua mingguan terdampar di Jakarta.

Dari data yang di himpun Koran ini , Dua bocah asal merangin ini dilepas orang tuanya pada awal ramadhan lalu untuk menunut ilmu pada salah satu yayasan di Jakarta.

Karena  merasa tidak betah di dalam yayasan kedua anak ini melarikan diri dari yayasan dan tersesat, beruntung 2 anak ini bertemu dengan danramil jati negara yang kemudian menyerahkan 2 anak tersebut kepada kantor perwakilan jambi di Jakarta.

Kemudian kantor perwakilan segera berkoordinasi dengan Bupati Merangin dan selanjutnya bupati meminta camat untuk mencari kedua orang tua anak tersebut untuk menanyakan kebenarannya.

Setelah mendapat kebenarannya Bupati Merangin meminta kepada kantor perwakilan untuk menghantarkan 2 anak tersebut kembali ke Merangin.

Satgas perlindungan anak yang dipimpin asisten 2 setda kabupaten Merangin lansung menjemput 2 anak tersebut di bandara Muaro Bungo.

Tangis haru pecah di salah satu ruangan rumah dinas Bupati Merangin di saat dua anak kakak beradik asal durian betakuk kabupaten merangin berjumpa dengan ke dua orang tua dan kerabatnya.

orang tua anak bahagia dan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada danramil jati Negara, kantor perwakilan jambi serta pemerintah kabupaten merangin yang telah memulangkan anak-anak tersebut kembali ke mereka.

“Saya sangat berterima kasih atas di temukan anak saya ini, karena saya tidak tahu mau mencari mereka di mana lagi,” itulah kata – kata yang keluar dari mulut orang tua anak tersebut saat menjemput dua anak tersebut di ruma dinas Bupati Merangin.

Kini dua kakak beradik yang ditemukan terlantar dijakarta, kini telah berkumpul bersama kedua orang tua dan kerabatnya.

Ketua satgas perlindungan anak Kabupaten Merangin Fajarman saat di wawancari awak media mengatakan, kaburnya dua anak tersebut dari yayasan di duga ada indikasi kekerasan fisik yang dilakukan oleh pihak yayasan nurul amal kepada 2 anak tersebut.

“Berdasarkan introgasi kita sementara dengan dua anak tersebut kemungkinan ini ada indikasi kekerasan. Karen mereka saat dalam melaksanakan tugas yang diberika seperti membersihkan rumah maupun pekerjaan lainnya kurang baik hingga di pukul. Hal tersebut yang kita duga membuat dua anak tersebut kabur dari yayasan itu,”ungkapnya.

Dikatakannya, pihaknya akan terus menggali informasi terkait dengan perlakuan pihak yayasan terhadap dua anak tersebut.

“Ya, kita akan terus menggali informasi ini, jika nanti memang ada kekerasan maka masalah ini akan kita proses sesuai aturan yang ada,”tukasnya.

 

(agh)

Author

Related Articles

Back to Top