Terus Membandel, Ram Loading Sungai Kapas Bakal Dipolice Line

Utama

FullSizeRender
MERANGIN- Keberadaan Ram Loading milik Agus dan Sri An Sun warga Desa Sungai Kapas Kecamatan Bangko yang beroperasi menerima TBS (Tandan Buah Segar) Sawit tanpa izin operasional, ternyata membuat geram Bupati Merangin Al Haris.

Padahal beberapa waktu lalu, mulai dari badan perizinan, koperindag, Satpol PP hingga Ketua DPRD telah mengecek langsung perizinan terhadap kegiatan Ram Loading di Sungai Kapas yang memang keberadaannya sangat mengganggu lalu lintas di jalan desa Sungai Kapas menuju Bangko.

Saat itu, petugas telah memerintahkan kepada pemilik dan pengurus Ram Loading untuk menutup kegiatan tersebut hingga izin operasionalnya keluar. Namun ternyata Ram Loading yang masuk kawasan DMJ (Daerah Milik Jalan) tersebut hingga saat ini terus beraktivitas dan tidak mengindahkan larangan dari Pemerintah.

Kepala Badan Perizinan Merangin, Makmur di depan Bupati menyampaikan bila Ram Loading tersebut sudah dicabut izinnya.

“Izinnya sudah kita cabut, sehingga kegiatan usaha di Ram tersebut ilegal,” jelas Makmur
Sementara Bupati Merangin Al Haris memerintahkan kepada bawahannya untuk memberikan tindakan tegas terhadap Ram Loading tersebut.

“Kalau pemiliknya tidak bisa diajak berunding, kita siap rangkul polisi untuk mem-police line lokasi Ram Loading tersebut,” tegas Bupati sedikit geram.

Ditegaskan lagi bila Pemerintah tidak akan menghambat pelaku usaha jika pengusaha tersebut mengurus izin sesuai aturan.

“Sedikit pun kita tidak menghambat, tapi jika tidak ada izinnya kita paksa untuk tutup,” pungkasnya

(Nanang)

Author

Related Articles

Back to Top