Tak pernah pulang demi TMMD

Warta Desa

bbhhh

SAROLANGUN-Serda Surman jaya yang bertugas di koramil 02 muara limun,dan sudah mengabdi sebagai anggota TNI selama 24 tahun, tidak pernah mengenal letih dalam mengerjakan pembuatan pendopo, yang di buat sebagai aula serba guna.

Bahkan pria yang memiliki tiga putra, ini terlihat enjoy, sebab dirinya mengaku sebagi prajurit sejati,sikap dan.tangung jawab sangat di utamakan, berikut liputanya.

Dian ayunigtyas sarolangun

Pilihan menjadi perajurit TNI sudah menjadi cita cita, pria berkulit sawo matang ini, awal menjadi prajurit langsung bertugas di batalion 142/KJ.

Dan semenjak masuk di kodim 0420/sarko, dirinya tidak pernah absen jika ada kegiatan tentara manunggal membangun desa (TMMD), dan kali ini dirinya juga ikut dalam satgas TMMD le 96, dan mendapatkan tugas untuk membangun pendopo, yang berada di pemukiman warga suku anak dalam.

Dan rasa kebersamaan yang di rasakan oleh surman Jaya, adalah bisa bertemu dengan sesama prajurit dari berbagai kesatuan, namun yang membuat dirinya bangga adalah bisa bergabung masyarakat, dalam bekerja secara bergotong royong,  dalam mengerjakan pendopo.

“Menjadi prajurit TNI menjadi cita cita saya, dan saya bangga bisa mengerjakan pendopo bersama masyarakat,di lokasi warga SAD, dalam kegiatan TMMD le 96” katanya.

Suka duka di setiap penugasan,sudah banyak di rasakan seperti jauh dari keluarga dan juga rasa kangen pada ketiga putranya.

” sukanya banyak bisa ketemu temen sejawat, dan dan juga yang membuat bangga adalah bisa membaur bersama masyarakat,yang menerima kami dengan tangan terbuka dan dukanya adalah , jauh dari keluarga” tambahnya lagi.

Tapi keluarga seperti Edu Suherman,Edwar Saputra dan Putri anggraeni dan serta pendamping hidupnya Yuniora S, sangat mendukung dan memahami tugas dan kewajiban sebagai keluarga prajurit TNI.

“Mereka sudah tau kewajiban saya, sebagai prajurit TNI dan selama ini sangat mendukung karier dan tugasnya” ujarnya lagi.

Selama melaksanakan tugas , di desa bukit suban dirinya belum pernah pulang,apalagi pendopo yang di bangun sebagai tempat kegiatan masyarakat SAD, dan juga bisa di pergunakan oleh masyarakat sekitarnya.

” belum pernah pulang ke rumah meskipun saya kangen keluarga, tapi karena rasa pengabdian yang bisa kami sumbangkan demi nusa dan bangsa, kami merasa bangga bisa ikut terlibat dalam TMMD sebab ini demi rakyat juga” tegasnya.

Perhatian pimpinan di lapangan juga membuat dirinya bersama, rekan rekan lainya bersemangat.

” saya salut dengan Dansatgas yang perhatian dengan kami, dan selalu memotivasi kami di lapangan dan rela untuk menunggui kami bekerja, dan salut atas ide Dansatgas yang membuat pendopo bagi warga SAD” Pungkasnya.

Author

Related Articles

Back to Top