Suka Cita Warga Suku Anak Dalam Saat Rayakan Natal di Gereja GKPI

MERANGIN-Suku anak dalam (SAD) yang menganut agama kristiani dan tinggal di Desa Lantak Seribu,Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi, juga ikut merayakan perayaan Natal di  Gereja GKPI,Selasa,(25/12) yang ada diperkampungannya.

Dipimpin oleh pendeta Philipus Dwi Puspito dari gereja GKBS Merangin, perayaan Natal warga SAD ini Mengusung tema hari Natal Dalam Kristus ada Hidup.

Sebelum kegiatan khotbah Ucok yang juga anak SAD, Membaca puisi di hadapan para jemaat warga SAD dan juga di hadiri jemaat warga umum, sehingga perayaan di gereja GKPI makin semarak.

Dalam khotbahnya pendeta Philipus Mengajak jemaat untuk meneladani sifat yang di ajarkan Yesus Kristus Agar tidak tersesat dalam hidup.

“Dengan tema dalam Kristus ada  hidup,Kita teladani sifat yesus agar kehidupan kita selamat dan tidak tersesat”Jelas Pendeta Philipus dihadapan jemaatnya.

Dalam keyakinan kristiani juga memiliki rambu rambu, Sehingga dalam menjalankan kehidupan tidak ada lagi bentuk ketersesatan yang nyata.

“Pengikut Yesus harus memegang rambu rambu, sehingga di jamin kehidupanya akan sampai tujuan hidupnya”Ujarnya lagi.

Sementara Nanie,Salah satu warga SAD yang di jumpai mengaku sudah tiga kali ikut merayakan Natal di gereja di perkampungannya bersama jemaat lainya.

“Ini tahun ketiga kami merayakan Natal di gereja kami,biasanya kami merayakan Natal di gereja milik warga umum,tapi sekarang kami sering di kunjungi jemaat dari luar untuk beribadat di disini”Kata Nanie.

Bahkan Banyam warga Muslim juga ikut hadir untuk membantu mengatur parkir sehingga rasa toleransi di antara umat makin terasa.

“Biasanya warga muslim yang tinggal di dekat kami ikut membantu kami disini,Sebab kami juga sering di undang dalam kegiatan mereka dan makin terasa jika kami di sini tidak ada perbedaan keyakinan dan kami bersaudara”tandasnya.

Usai merayakan natal di gereja,Jemaat juga saling berkunjung untuk berbagi kasih Yesus. “Sebelum Natal dan sesudah perayaan ibadat natal,Kami juga saling berkunjung kerumah rumah saudara kami,Indahnya Natal di sini begitu kami rasakan”pungkasnya.(ble)

Updated: 25 Desember 2018 — 19:09