SMKN 10 Berbasis Teknik

Pendidikan

img-20161023-wa0001

BANGKO- SMKN 10 Merangin yang berada di kecamatan Pamenang,dan memiliki 10 ruang belajar,dan terdapat sebanyak 230 siswa ini dan memiliki 29 guru dan hanya memiliki tiga guru PNS namun tidak menghalanginya untuk maju.

Pasalnya dari jumlah siswa yang belajar di sana,lebih di dominasi memilih kejuruan teknik sepeda motor,sehingga membutuhkan empat loka untuk mereka belajar di sana.

Hindra Mashuri Spd kepala sekolah SMKN 10 Merangin,mengaku sangat kewalahan dengan banyaknya jumlah guru honor yang harus di gaji melalui dana komite sekolah.

” jujur saja saya kewalahan ,sebab jumlah guru yang ada di sekolah saya hanya tiga yang PNS sisanya honor semua,namun tidak menyurutkan semangat untuk mengajari siswa kita,” ucap Hindra.

Tapi yang membanggakan adalah banyak tenaga pengajar tamatan dari perguruan tinggi di luar jambi.

” banyak tenaga pengajar kita lulusan luar jambi,seperti universitas semarang,universitas muhammadiyah yogyakarta dan masih banyak lagi,” katanya.

Dan beberapa terobosan SMKN 10 Merangin,juga mampu menerobos kerja sama dengan pihak swasta untuk pembinaan dalam bidang tehnik sepeda motor.

” dengan segala kekurangan, kami juga bekerja sama dengan Astra Honda Motor dan bekerja sama dalam bidang pembinaan tehnik sepeda motor” bebernya.

Bahkan setelah siswa di bina dan mendapatkan sertifikasi dari AHM,maka mereka bisa di terima bekerja di sana.

” dengan kerja sama AHM maka peluang untuk bekerja semakin besar,sebab setelah mendapatkan sertifikasi mereka bisa langsung di terima bekerja di AHM” ujarnya.

Dan Hindra juga berharap agar dinas pendidikan merangin,bisa memberikan peluang agar guru SMKN 10 yang banyak memiliki potensi bisa di angkat menjadi PNS.

” harapan saya jika ada peluang pengangkatan PNS ,guru kami yang ada dan memiliki potensi lebih di prioritaskan sebab kami sudah melihat kemampuan dan etos kerja mereka,” tutupnya.( dar)

Author

Related Articles

Back to Top