Sidang Perdana Pra Peradilan Pembakaran Polsek Tabir di Gelar

Sidang Perdana Pra Peradilan Pembakaran Polsek Tabir di Gelar

Hukum & Kriminal

BANGKO– Sidang perdana Pra Peradilan terkait penetapan Tersangka kasus pembakaran Polsek Tabir atas Nama Fahmi, di gelar di Pengadilan Negeri Bangko dengan Hakim Tunggal Bunggaran Fakfahan,SH,MH,Selasa(20/9).

Di sidang pertama ini agendanya dalah pembacaan tuntutan pemohon dalam hal ini tersangka Fahmi yang di wakili oleh kuasa hukumnya Mudrika,sedangkan dari pihak termohon yaitu Polres Merangin di hadiri oleh Waka Polres Merangin Kompol Hari final,Kasat Reskirm IPTU Fahrurozi,serta Kanit Tipiter selaku penyidik IPDA Fatur Rohman.

Sidang yang berlangsung satu jam tersebut berlangsung sangat alot,sebab setelah pembacaan tuntutan,kuasa hukum pemohon meminta pada sidang berikutnya termohon bisa menghadirkan tersangka.

Kuasa Hukum Pemohon Menilai agar sidang ini berjalan secara fer, tegaknya azas hukum difordelau agar ojektif,jadi kita mohon melalui majelis hakim kepada termohon agar menghadirkan tersangka.

Namun dalam hal ini,pihak termohon masih meminta persetujuan kepada atasannya untuk menghadirkan tersangka kedalam persidangan pra peradilan ini.

Karena pihak termohon belum menyiapak jawaban pemohon,maka sidang di tunda pada hari rabu tanggal 21 September Dengan agenda jawaban dari pihak termohon.

Usai sidang di laksanakan,Kuasa hukum Tersangka Fahmi di bincangi awak media mengatakan jika dirinya mengajukan pra peradilan ini dengan berbagai alasan dan kejanggalan dalam penetapan tersangka kilennya.

“kita mengajukan pra peradilan ini,untuk menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka terhadap klien kami,sebab kami menilai Termohon menilai banyak kejanggalan dalam penetapan pemohon sebagai tersangka belum cukup bukti”ungkap Mudrika,Selasa(20/9).

Mudrika juga mengatakan pada pasal 183, untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka harus memiliki lima bukti dan minimal dua alat bukti,namum dalam hal ini kami menilai ini belum cukup, bahkan dua alat buktipun belum cukup.

“lima bukti tersebut adalah saksi,keterangan ahli,surat,petunjuk,pengakuan terdakwa atau keterangan terdakwa.Dalam hal ini kami melihat belum cukup bukti sama sekali dalam penetapan tersangka terhdapa klien kami,oleh karena itulah kami mengajuka pra peradilan”tutur Mudrika.

Di tempat terpisah,Waka Polres Merangin mengatakan,untuk sidang hari ini di tunda hingga besok.

“sidang di tunda karena kami masih mengumpulkan jawaban dari pemohon yaitu dari pihak tersangka Fahmi,dan kami optimis bisa memenangkan sidang pra peradilan ini,sebab kami sudah melakukan penyidikan berdasarkan perka nomor 14 tahun 2014 dan susai prosedur”tutup Kompol Hari Final.

 

(agh)

Author

Related Articles

Back to Top