Sempat Dorong-Dorongan Di Aksi Demo Penolakan UU Cipta Kerja

MERANGIN-Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam(HMI) Cabang Bangko menggelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRD Kabupaten Merangin menolak di sahkanya RUU Cipta Kerja menjadi Undang-udang.Dimana mahasiswa menilai jika UU Cipta kerja hanya mementingkan pegusaha dan bukan memmentingkan buruh.
Saat menggelar aksi unjuk rasa,puluhan mahasiswa bertemu dengan ketua DPRD Kabupaten Merangin,dan aspirasi puluhan mahasiswa ditampung oleh Ketua DPRD Merangin.
Namun sempat terjadi aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dan petugas kepolisian saat puluhan mahasiswa memaksa masuk kedalam gedung DPRD Merangin untuk melakukan audensi dengan Ketua DPRD Merangin.Namun aksi tersebut tak berlangsung lama,dan Ketua DPRD langsung mempersilahkan para mahasiwa masuk kedalam gedung DPRD Merangin untuk melakukan audinsi.
Setelah beraudensi dengan Ketua DPRD Merangin,di sepakatila ketua DPRD menandatangani petisi penolakan Undang-undang Cipta Kerja dan akan menyamnpaikan petisi tersebut paling lambat tanggal sembilan Oktober 202.
Hudri Korlap aksi unju rasa usai melakukan audiensi bersama Ketua DPRD Merangin menjelaskan jika dirinya melakukan aksi menolak undang-undang cipta kerja.
“Undang-undang ciptakan kerja ini menyiksa masyarakan dan menguntungkan pengusaha-pengusaha,dan hasil unjuk rasa kami ketua DPRD Merangin menandatangani petisi penolakan dan mengantar petisi kami ini ke DPR RI,”pungkasnya.

Laporan (ble)

Updated: 7 Oktober 2020 — 16:50