Selama Pandemi Covid-19,Omset Pedagang Dipasar Tradisional Anjlok

MERANGIN- Selama masa pandemi Covid-19, pendapatan atau omset pedagang di pasar tradisional anjlok 30-40%. Hal ini di sebabkan oleh menurunya daya beli masyarakat dan pengurungan aktivitas di luar rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Walau ramai penjual, namun tidak terlihat adanya kepadatan pengunjung pasar yang hendak berbelanja di pasar tradisonal Pasar Baru Bangko.

Seorang penjual ayam potong , Rahmawati, mengatakan ia sudah berjualan sejak pukul 05.00 pagi sampai pukul 15.00 sore.

Dia mengatakan wabah Covid-19 sangat memepengaruhi pendapatannya. “Selama berjualan saya mengikuti anjuran pemerintah untuk rutin mencuci tangan dan menjaga jarak dengan pembeli,”ujar Rahmawati.

Wanita yang sudah berjualan selama 10 tahun di Pasar Tradisional itu mengatakan,setiap hari ia bisa menjual sebanyak 15 ekor perharinya selama masa pandemi, namun sebulum pandemi bisa sampai 40 ekor ayam perharinya.

“Selama pandemi dagangan saya mengalami penurunan dikarenakan jumlah komsumen yang datang ke pasar untuk berbelanja menurun dan sepi,” pungkas Rahmawati.

Penulis : Agus
Editor : Bule

Updated: 21 Oktober 2020 — 18:42