Ruang Kelas Tak Kunjung Diperbaiki,Siswa Belajar Di Musholla

Ruang Kelas Tak Kunjung Diperbaiki,Siswa Belajar Di Musholla

Utama

dsc_0007

BANGKO- Suguh miris nasip siswa – siswa Sekolah Dasar(SD) Negeri 2 Merangin,sudah hampir selama tiga tahun ruang kelas yang di gunakan untuk belajar mengajar, rusak akibat bersarangnya ratusan kelelawar di sekolah tersebut.

Kini Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Merangin terpaksa harus menggunakan ruangan kelas yang di penuhi ratusan kelelawar,para siswapun merasa tidak nyaman akibat adanya hewan tersebut dan bahkan kotoron hewan tersebut setiap saatnya mengotori ruangan kelas.

Pada tahun 2015 pemerintah kabupaten merangin melalui Dinas Pendidikan mengatakan akan memperbaiki SD tersebut,namun pada kenyataannya tak kunjung di bangun,dan pada tahun 2016 ini Dinas Pendidikan juga mengatakan akan memperbaiki Sekolah tersebut namun akhirnya hingga kini tak jua di perbaiki oleh Dinas Pendidikan.

Karena tak ada lagi ruangan yang bagus untuk siswa – siswa SDN 2 Merangin untuk belajar,pihak sekolah terpaksa menggunakan Musholla Sekolah untuk di jadikan ruangan belajar mengajar.

Salah satu siswa SDN 2 Merangin Mengatakan jika dirinya merasa resah dengan banyaknya kelelawar yang bersarang di kelasnya,bahkan bau kotoran hewan tersebut terus mengotori kelas kami,sehingga kami tidak fokus belar.

“kami dak fokus lagi belajar,kelewar banyak nian yang masuk ke kelas kami,apalagi bauk kotoranya sangat bau,kami takut terkena penyakit akibat kotoran kelelawar tersebut”ungkap Sabina,Sabtu(15/10).

Terpisah Kepala sekolah SDN 2 Merangin Ibnu Hajar,saat di komfirmasi awak media,mengatakan jika belum ada perbaikan sama sekali untuk sekolannya yang terkena kelelawar.

“katanya dulu memang mau di perbaiki,namun hingga kini tak kunjung di perbaiki juga,anak – anak kini sudah pada resah takut terkena penyakit akibat kotoran kelelewar yang bau,untuk mengatasi anak – anak jangan sampai resah,sebaian kita pindahkan ke mushola untuk belajarnya”ungkap Ibnu Hajar,Sabtu(15/10).

Selain itu Ibnu Hajar juga mengatakan,akibat adanya kelelawar yang bersarang di sekolah kami,kini jumlah siswa baru yang medaftar di sekolahnya berkurang,dulu sebelum adanya kelelawar,sekolah ini adalah sekolah faporit di Kabupaten Merangin.

“saya tidak tau lagi harus berbuat apa,untuk upaya memberitahukan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten sudah saya lakukan,namun kenyataannya tidak juga di perbaiki,saya juga pernah menelpon pihak dinas,namun mereke menjawab untuk perbaikan tidak jadi dilakukan karena Kabupaten merangin mengalami devisit”tutupnya.(agh)

Author

Related Articles

Back to Top