Rehab Gedung DPRD Merangin Memakan Korban, Satu Orang Tewas

Rehab Gedung DPRD Merangin Memakan Korban, Satu Orang Tewas

Peristiwa

 

BANGKO – Mujur tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, itulah pepatah yang patut dikumandangkan tehadap Sarakoni (20) seorang kondektor alat berat warga Desa Seling,  Kecamatan Tabir.

Ia harus meregang nyawa tertimpa puing-puing bangunan pada renovasi gedung DPRD Merangin, Minggu (31/7) sekitar pukul 10.00WIB.

Informasi yang didapat dari warga setempat bernama Andi, terjadinya peristiwa ini disaat korban bersama operator alat berat bekerja di PT. Jambi Emas Mega Pratama dalam meruntuhkan bangunan DPRD Kabupaten Merangin, guna direhap kembali.

Disaat korban sedang asyik mengawasi alat berat itu bekerja, tiba-tiba bagunan yang diakaiskan alat berat runtuh dan menimpa kepala bagian belakang korban hingga memar dan berdarah.

” Kejadian ini bermula, ketika korban sedang mengawasi alat berat lagi kerja meruntuhkan bangunan DPRD. Mungkin korban tak tau, sedang asyik mengawasi tiba-tiba puing-puing beton yang dikaiskan alat runtuh lansung mengenai kepalanya,” kata Andi.

Andi menceritkan, melihat kondisi tersebut oprarator alat berat dan warga sekitar mencoba menyalamatkan korban. Namun, sayangnya nyawa korban tak tertolong lagi.

“Operator alat berat berusaha mengangkat reruntuhan bangunan yang menimpa korban. Namun sayangnya setelah itu nyawa korban sudah tidak ada,” timpalnya.

Melihat kondisi korban sudah tak bernyawa lagi ujar Andi, kemudian operator membawa jasad korban kerumah duka untuk disemayamkan.

” Yang jelas, sejak nyawanyo dak ado lagi jasad korban lasung dibawa kerumah duka,” beber Andi.

Sementara, Kapolres Merangin AKBP Munggaran Melalui Kapolsek Kota Bangko, Membenarkan jika telah terjadi kecelakaan kerja di Gedung DPRD Merangin.

“Korban meninggal dunia di rumah sakit, karena korban mengalami luka berat di bagian kepala, dan kini jenazah korban sudah di bawa ke rumah duka” ungkap IPTU Didih Engkas, Minggu (31/7).

Kapolsek juga mengatakan, peristiwa ini masih dalam penyelidikan anggotanya, dan belum bida menyimpulkan penyebab pasti.

“untuk penyebab pasti kita belum bisa menyimpulkan apakah ini murni kecelakaan apa tidak”tutup IPTU Didih Engkas.

 

(agh)

Author

Related Articles

Back to Top