RDKK Pupuk Subsidi Diduga Banyak Fiktif

Utama

pupuk-bersubsidi

MERANGIN– RDKK (Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok) baik untuk petani perkebunan dan pertanian yang ada di Kabupaten Merangin saat ini banyak diduga fiktif. Hal ini banyak dilakukan beberapa oknum untuk mengambil keuntungan pribadi dengan memanfaatkan RDKK untuk menebus pupuk bersubsidi.

Informasi yang berhasil dihimpun, langkanya pupuk bersubsidi yang seharusnya diawasi oleh pemerintah dan petugas kepolisian, saat ini ternyata banyak diselewengkan oleh pengecer dengan cara memanipulasi data nama-nama anggota kelompok tani pada RDKK yang digunakan untuk menebus pupuk bersubsidi ke penyalur.

Bahkan menurut informasi antara pengecer dan pihak PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) ada yang sudah bekerja sama untuk keuntungan pribadi. Hal ini seperti dikatakan David salah satu warga di Desa Tambang Emas Kecamatan Pamenang Selatan bila saat ini hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Ya saat ini banyak warga yang membutuhkan pupuk bersubsidi mulai dari phonska, urea dan lainnya. Namun teryata hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mendapatkannya. Bahkan saat saya dengar ada pupuk subsidi yang diedarkan KUD (Koperasi) turun ternyata juga untuk orang-orang tertentu saja,” jelasnya.

Lebih lanjut dia berharap kepada aparat terkait untuk bisa menyelidiki permasalahan ini.

“Saat ini pupuk bersubsidi itu ada namun keberadaannya langka, sebab saat ini PPL saja juga sudah ikut berjualan pupuk bersubsidi. Untuk itulah kami berharap hal ini dapat diselidiki sehingga pupuk bersubsidi bisa sampai ketangan masyarakat yang memang membutuhkan,” pungkasnya.

seputarmerangin: Nanang

Author

Related Articles

Back to Top