Razia Perambah TNKS,100 Personil Gabungan Di Turunkan

Razia Perambah TNKS,100 Personil Gabungan Di Turunkan

Hukum & Kriminal

img-20161116-wa0008

BANGKO– Maraknya perambahan hutan TNKS yanga ada di Kecamatan Jangkat dan Kecamatan Lembah Masurai,membuat para penegak hukum gerah,untuk menertibkan parah perambah hutan yang mulai marak,tim gabungan yang terdiri dari TNI,Polisi,Polhut TNKS,BKSDA,Brimob serta Kejaksaan Tinggi.

Sebelum berangkat melakukan penertiban di Kecamatan lembah Jangkat dan Lembah Masurai,Seluruh personil gabungan dikumpulkan di Makodim 0420 Sarko.

Untuk pelepasan pesonil gabungan ini langsung di lepas oleh Wakil Bupati Merangin Khafied Moen serta Kapolres Merangin AKBP Munggaran dan kasdim 0420 Sarko Mayor inf Wakhid.

Untuk kegiatan penertiban perambahan hutan TNKS ini sendiri akan berlangsung selama 3  hari terhitung dari tanggal 16 s/d 18 November,nantinya seluruh personil akan di pusatkan di Desa Tanjung Berugo,Kecamatan Lembah Masurai.

Kasdim 0420 Sarko mayor inf Wakhid di komfirmasi awak media mengatakan,tim gabungan yang di turunkan untuk saat ini hanya bersifat mengahalau para perambah keluar dari wilayah TNKS.

“penertiban ini dilakukan untuk mencegah jangan sampai parah perambah hutan TNKS semakin banyak,serta menjaga agar tidak terjadi benturan antara masyarakat dan anggota,”ungka Mayor Inf Wakhid,Rabu(16/11).

Terpisah Kabid balai TNKS wilayah satu Jaya Sumpena di komfirmasi awak media mengatakan jika kegiatan penertiban ini atas laporan Bupati Merangin di mana di wilayah Kecamatan Jangkat dan Lembah Maurai Banyak warga yang merambah lahan baru di wilayah TNKS.

“kita supaya tidak melebar atau semakin meluas perambahan ini,maka kami adakanlah operasi secara persuasif,namun jika para perambah tidak mau keluar dari areal TNKS maka kami akan lakukan secara prepentif,”ungkap Suparman,Kemarin(16/11).

Suparman juga mengatakan,jika ada puluhan ribuan perambah TNKS yang sudah terdata di pihak Balai TNKS yang selama ini sudah merambah TNKS.

“sudah tercatat dua puluh lebih hutan TNKS yang di rambah oleh warga,namun ini sudah kita koordinasikan dengan pihak kementrian terkait dan akan di carikan solusi,namun saat ini warga kembali merambah hutan TNKS dan jumlahnya sudah mencapai 40 orang perambah,oleh sebab itu kami bersama seluruh penegak hukum berupaya untuk menertibkannya,”tutupnya.

Laporan : AGH

 

Author

Related Articles

Back to Top