Ratusan Senjata Api Rakitan Diamankan Anggota TNI

Hukum & Kriminal
IMG_0259

MERANGIN – Antisipasi gejolak keamanan Kabupaten Merangin, dan Kabupaten Sarolangun, Kodim 0420/Sarko, bekerjama Polres Merangin, dan Pemerintah Kabupaten Merangin berhasil menyita 289 pucuk Senjata Api (Senpi), rakitan milik Suku Anak Dalam (SAD). Selain menyita senpi milik SAD, beberapa antaranya, ada juga  senpi milik warga sipil yang disita.

Bupati Merangin, AL-Haris dalam pelucutan sejata milik SAD mengatakan, dalam hal ini sesuai Undang-Undang no 12 tahun 1951 tentang darurat senjata, yang mana selain petugas atau penegak hukum yang dipersejatai, warga sipil tidak dibolehkan.

“Dalam pelucutan senpi rakitan milik SAD ini merupakan panutan di UUD no 12 tahun 1951 tentang daarurat sejata. Maka, dari itu kami menghimbau ke pada SAD, dan warga sipil lainnya menyerahkan bagi mereka yang mempuyai senpi, ke pihak TNI dan Polri,” beber Bupati.

Selanjutnya, bupati menyampaikan, tujuan dalam pelucutan senpi rakitan ini adalah merupakan harapan pemerintah ke masyarakat guna meminimalisir  angka kejahatan terjamin dengan baik.

“Dengan adanya ini, saya berharap keamanan masyarakat terjamin dengan sebail mungkin,” singkat Bupati.

Sementara, Komandan Kodim 0420/ Sarko LetKol Inf Budiawan Basuki dalam wawancaranya dengan media menyampaikan selain guna menetralisir keamanan masyarakat, pelucutan senjata rakitan ini juga menyikapi Pilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan berlansung serentak dalam waktu dekat ini.

“Selain keamanan, hal ini mengantisipasi pilkades serentak. Tentu kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Budiawan.

Dandim melanjutkan, sejak pertikain SAD dengan warga dulu, pihaknya sudah mengumpulkan senpi rakitan SAD, sudah mencapai 400 pucuk terdiri laras panjang dan pendek.

“Sejauh ini hasil kerja sama TNI, dan Polisi, pihanya sudah menyita sekitar 400 pucuk senpi rakitan. Dan semua senpi ini kita musnahkan di Korem, terpusatnya terpusatnya Polda,” tegasnya.

Selain itu kata Dandim, diserahkannya, ratusan senpi warga SAD ini,  dirinya akan memberikan penghargaan ke pada anggotanya bagi yang terbanyak mengumpulkan senjata warga SAD tersebut.

“Kita akan memberikan penghargaan ke anggota saya atas tersitanya senjata SAD, dan warga sipil ini,” katanya.

Terpisah Kapolres Merangin, AKBP Munggaran Kartayuga menyampaikan, kedepan pihaknya terus pantau  perkembangan senjata rakitan baik, warga sipil dan SAD.

“Guna menemalisir angka kriminal apa yang disampakan Dandim dan Bupati, pihak saya terus pantau senpi rakitan baik di warga sipil maupun di rekan kita Suku Anak Dalam(SAD),” tuntasnya.


(nanang)

Author

Related Articles

Back to Top