Pra Peradilan Tersangka Pembakaran Polsek Tabir di tolak

Pra Peradilan Tersangka Pembakaran Polsek Tabir di tolak

Utama

2016-09-20-16-34-57

 

BANGKO- Sudah memasuki hari ke 6 sidang pra peradilan penetapan tersangka Pembakaran Polsek Tabir atas nama Fahmi yang di tetapkan oleh Polres Merangin berjalan,kini sidang tersebut telah memasuki sidang putasan yang di gelar di Pengadilan negeri Bangko,Senin,(26/9).

Sidang putusan pra peradilan yang di pimpin oleh hakim tunggal Bunggaran Fakfahan di mulai pada pukul 11.00 yang di hadiri dari kedua belah pihak yaitu pemohon dan termohon.

Dari pihak pemohon di hadiri oleh kuasa hukumnya yaitu Mudrika dan Fikri,sedangkan dari pihak termohon di hadiri oleh Kompol Hari Final.Sidang yang berjalan selama satu jam tersebut ber agendakan kesimpulan dari pra peradilan dan di susul dengan putusan yang di bacakan hakim tunggal Bunggaran fakfahan.

Dalam Putusan tersebut,hakim beralasan jika pra peradilan yang di ajukan pemohon tidak berlandaskan hukum dan harus di tolak,memperhatikan pasal 77 undang – undang nomor 8 tahun 1981 tentang hukum acara pidana dan peraturan – peraturan lainnya yang bersangkutan,mengadili,1. Menolok pra peradilan pemohon,2.membebankan biaya perkara kepada pemohon sebesar nihil,dan demikian lah putasan yang di ucapkan hakim pengadilan negeri bangko.

Menanggapi putusan hakim tersebut,kuasa hukum pemohon Mudrika mengatakan jika dirinya kecewa dengan putusan hakim,dima hari ini kita melihat fakta hukum tidak berpihak kepada kebenaran.

“jelas dari pertimbangan majelis hakim,bukti tidak terpenuhi,hanya berdasarkan bukti keterangan saksi dan itu di jadikan penetapan seseortang sebegai tersangka,dan harusnya minimal harus ada dua alat bukti berdasalkan pasal 184,baru menetapkan seseorang sebagi tersangka”Ungkap Mudrika.

Kami akan mempertimbangankan bahwa putusan dalam pra peradilan adalah putusan final dan mengikat,tapi ada upaya hukum luar biasa atau PK yang akan kita lakukan nanti.

Di tempat terpisah,termohon yang di wakili oleh Kompol Hari final Mengatakan jika  Putusan hakim adalah keputusan yang benar dengan menolak tuntutan pemohon.

“ untuk kasus pemohon akan kita proses sesuai kententua yang ada,dan kami bersyukur dengan penolakan hakim dalam pra peradilan ini”Ungkap Kompol Hari Final.(agh)

 

Author

Related Articles

Back to Top