Ponpes Jadi ‘Bentengnya’ Anak Muda

Pemerintahan

images(10)

BANGKO-Pada era globalisasi yang penuh tantangan dan pengaruh buruk sekarang ini, pondok pesantren (Pontren) berperan besar menjadi ‘bentengnya’ anak muda. Di Ponpes banyak diajarakan ilmu agama yang berfungsi membentengi diri anak muda.

 

Hal tersebut dikatakan Bupati Merangin H Al Haris, saat menghadiri acara perpisahan siswa kelas VI dan peringatan Isra’mi’raj Nabi Muhammad SAW di Ponpes Syekh Maulana Qori Desa Titian Teras Merangin.

 

Melalui ilmu agama yang didapat di Ponpes tegas bupati, anak-anak muda akan terhindar dari bahaya Narkoba, seks bebas dan pengaruh buruk lainnya. Pesantren tempat yang agung, bersih dan besar untuk membentuk karakter anak-anak muda yang tangguh dan beriman.

 

Selain itu lanjut bupati, ponpes nantinya bisa menjadi tempat rehabilitasi bagi para korban pecandu narkoba. Dengan biaya  yang ringan, para korban narkoba bisa direhabilitasi melalui ilmu-ilmu agama yang diajarkan.

 

Tidak menutup kemungkinan setelah berhasil direhabilitasi, para mantan pecandu narkoba itu bisa menjadi imam mesjid dan menjadi guru-guru mengaji di masjid-masjid daerah asalnya.

 

Diakui bupati dengan semakin besarnya Islam, tentu semakin banyak pula paham yang muncul. Hendaknya para anak-anak muda Ponpes jangan terpengaruh oleh paham radikal yang pada akhirnya dapat menghancurkan Islam itu sendiri.

 

Sementara itu Kepala Ponpes Syekh Maulana Qori H Buya Satar Saleh mengatakan, pondok pesantren yang dipimpinnya telah meluluskan lebih dari  6.000 orang anak. ‘’Ponpes ini merupakan Ponpes tertua di Merangin,’’ terang H Buya Satar Saleh.

 

(teguh/humas)

Author

Related Articles

Back to Top