Polisi Lirik Indikasi Korupsi Program Samisake

Patriot

index

BANGKO – Realisasi pembangunan pogram Bansos Satu Miliar Satu Kecamatan (Samisake) di Kabupaten Merangin, mulai dilirik Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Merangin. Bahkan saat ini Polisi sudah memanggil serta mengumpulkan sejumlah berkas terkait dugaan penyimpangan realisasi Samisake di Merangin.
Informasi yang dihimpun, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Samisake Kecamatan Pangkalan Jambu dipanggil Tim Tipikor Satreskrim Polres Merangin. PPTK tersebut menyerahkan sejumlah berkas kepada Tim Tipikor.
Terkait hal ini, Camat Pangkalan Jambu M Kamel membenarkan jika PPTK Samisake Kecamatan Pangkalan Jambu diminta menghadap sekaligus membawa berkas ke Tipikor Polres Merangin. Namun M Kamel menyebutkan, dimintanya berkas tersebut tidak hanya Kecamatan Pangkalan Jambu saja, melainkan seluruh Kecamatan penerima Samisake.
“Memang, PPTK dipanggil ke Tipikor Polres Merangin, itu cuma menghadap serta menyerahkan berkas pelaksanaan Samisake di wilayah kita. Ini semua kecamatan, bukan kita (Pangkalan Jambu,red) saja,” ujar M Kamel ketika dibincangi melalui ponselnya.
Menurutnya, pemeriksaan tersebut memang menjadi tugas dari Polisi. Sebab Polisi ingin mengetahui sejauh mana realisasi serta bagaimana pengerjaan serta peruntukan Samisake di Pangkalan Jambu. Samisake ini termasuk juga program Bedah Rumah. Tidak hanya berkas realisasi, melainkan SK terkait pengadaan barang program Bedah Rumah juga diminta.
“Kita menyerahkan semua berkas baik SK Camat tentang pengadaan barang, serta penyaluran barang dan aturan-aturan pembentukan Bedrum Samisake. Ini tidak masalah kok,” sebutnya.
Sementara itu, Kapolres Merangin AKBP Munggaran melalui Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Ike Yulianto Wicaksono membenarkan jika saat ini pihaknya sedang menelusuri sejumlah dugaan penyimpangan program Samisake. Hanya saja AKP Ike belum mau menyebutkan dugaan seperti apa yang terjadi pada Samisake.
“Biasanya bedah rumah. Belum lah, kita masih melakukan pengecekan dan memintai keterangan saja, masih dugaan kok,” sebutnya.
Lantas apakah Kecamatan Pangkalan Jambu termasuk indikasi adanya dugaan korupsi Samisake, menanggapi hal itu, AKP Ike kembali menegaskan bahwa PPTK Samisake Kecamatan Pangkalan Jambu diminta hadir guna membawa berkas realisasi Bedrum Samisake. Hanya saja PPTK dimintai keterangan dan Tipikor Satreskrim masih melakukan penelusuran lebih lanjut.
“PPTK Samisake Pangkalan Jambu memang kita panggil untuk dimintai keterangan. Hasilnya ya belum bisa kita ekspose. Kita lihat saja kedepan, apakah dugaan tersebut benar atau tidak. Dan kita masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas AKP Ike. (abi)

Author

Related Articles

Leave a comment

Back to Top