Pj Bupati Dipalak Warga

Pj Bupati Dipalak Warga

Utama
Pj Bupati Saat Meninjau Pembanguan Infrakstruktur desa sepintung

Pj Bupati Saat Meninjau Pembanguan Infrakstruktur desa sepintun

SAROLANGUN– Kejadian tak mengenakan dialami oleh rombongan Pj Bupati Sarolangun Arief Munandar saat hendak pulang dari daerah Spintun tepatnya didaerah Desa Lamban Sigatal, Kecamatab Pauh. Sekitar pukul 17.00, Rabu (9/11), rombongan dihadang portal oleh beberapa oknum masyarakat. Pj Bupati tidak diperbolehkan melintas sebelum menyerahkan uang Rp 100 ribu permobil, sementara ada 10 unit mobil yang ikut dalam rombongan.

Menanggapi kejadian tersebut, kepada awak media, Pj Bupati Sarolangun, Arief Munandar menegaskan bahwa, hal itu dilakukan oleh oknum masyarakat, tidak semua masyarakat Lamban Sigatal yang melakukan pemortalan.

Menurut Pj, oknum-oknum masyarakat yang memortal jalan itu hanya mengambil kesempatan ditengah kesulitan masyarakat saat ini, khususnya kondisi jalan yang rusak parah.

“Jadi jangan ada masyarakat yang aji mumpung, jangan ada yang mengambil keuntungan ditengah kesulitan seperti saat ini,” tegas Arief,Jumat (11/11).

Arief menceritakan, oknum masyarakat tersebut, merasa mereka sudah memperbaiki jalan yang rusak dengan menggunakan dana pribadi mereka. Tetapi mereka meminta timbal baliknya, dengan membanderol setiap kendaraan yang lewat.

“Saya kita itu sangat menyalahi aturan yang ada, rombongan saya saja digitukan, apalagi masyarakat biasa. Boleh meminta sumbangan tapi tidak membanderol harga, apalagi sampai Rp 100 ribu,”kesalnya.

Arief juga masih meluapkan kekesalannya, dengan mengkategorikan perbuatan yang dilakukan oknum masyarakat tersebut sudah masuk kedalam ranah pidana. Namun, Arief masih mentolelir, karena mengingat kondisi yang sulit seperti ini, mungkin memaksa oknum tersebut melakukan perbuatan tersebut.

“Tidak kita bawa ke ranah pidana, tapi akan kita panggil yang bersangkutan melalui Camat dan Kadesnya. Kita beri pengarahan dan pembinaan, agar tidak terulang lagi,”pungkasnya.

Untuk diketahui, kejadian pemalakan ini juga sempat menimbulkan ketegangan antara oknum masyarakat yang melakukan pemalakan dengan rombongan Pj Bupati. Saat itu yang menghadapi oknum masyarakat ini, adalah Camat Pauh Nopri, Kades Lubuk Napal Lukman Hakim, dan Kades PU Pera. Oknum masyarakat baru menbukakan portal setelah diberikan sejumlah uang oleh Camat. Sementara, kedatangan Pj Bupati ke Sepintun, untuk meninjau 6 titik lokasi jalan yang rusak parah.

Laporan : Abitias

Editor  : AGH

 

Author

Related Articles

Back to Top