PETI Semakin Marak, Camat Nalo Tantan Ngadu ke Bupati

Hukum & Kriminal

IMG-20160617-WA0006

BANGKO– Semakin maraknya aktifitas Penambangan Emas Ilegal yang menggunakan alat berat exavator di Desa Baru Nalo, tepatnya di daerah Petekun, mebuat warga Kecamatan Nalo tantan gerah, pasalnya akibat aktifitas PETI tersebut, sungai warga tercemar dan setiap di landa hujan sering terjadi banjir.

 

Kamis siang, (23/6)  tepatnya di acara Pengukuhan FKDM Kabupaten Merangin, Camat menceritakan kepada Bupati Merangin jika aktifitas Tambang Emas Ilegal sudah semakin marak di wilayahnya.

 

“Saya berharap kepada bapak bupati merangin agar segera menindak aktifitas PETI yang ada di wilayah Kecamatan Nalo tantan yang kini sudah mencapai 17 unit alat berat di wilayah Petekun,” ungkap Antoni, Kamis, (23/6).

 

Toni juga mengatakan, masyarakat sudah resah dengan maraknya aktifitas PETI di wilayah Petekun, dan jika tidak ada tindakan dari Pemerintah, maka masyarakat akan bertindak sendiri untuk menutup aktifitas PETI tersebut.

 

“Masyarakat pernah ngadu ke saya, jika pemerintah tidak mampu menutup peti yang ada di Petekun, masyarakat akan bertindak sendiri, namun saya sempat mengatakan jika akan melaporkan permasalahan ini ke Bupati Merangin,” tambah Antoni.

 

Terpisah Bupati Merangin, saat Camat Nalo Tantan menyampaikan permasalahan tersebut mengatakan jika mengintruksikan Kades Setempat untuk menutup Lokasi Peti di wilayah Petekun.

 

“Saya akan perintahkan Kades untuk menutup Aktifitas PETI di sana, karena kades harus bertanggung jawab dengan wilayahnya, dan saat pelantikan kades juga sudah membuat fakta intregritas tidak akan terlibat dalam aktifitas PETI,” ungkap Bupati.

 

(Agh)

Author

Related Articles

Back to Top