Tiga Orang Anak Punk Ditangkap Satpol PP

Sarolangun, – Tiga orang anak punk Erwan Andika (33), Intan Alda (20) dan Gibran Irawan (18) ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Sarolangun, Provinsi Jambi saat melakukan razia ketertiban masyarakat di kawasan wisata ancol depan rumah dinas bupati setempat, Selasa (16/10) pagi.

Kasat Pol PP Sarolangun Riduan melalui Kabid Tibum (ketertiban umum) Herjoni mengatakan bahwa ini merupakan hasil giat rutin pihaknya setiap hari melakukan patroli untuk ketertiban masyarakat di tempat-tempat umum.

“Jadi, pagi ini kita temukan tiga orang anak punk dan kita amankan di sini (Kantor Satpol PP), kita data. Kemudian kita manusiakan mereka, kita tanyakan mau ke mana, tujuan hidup mereka apa,” katanya.

Ia mengatakan setelah melakukan pendataan diberikan penyuluhan dan direkomendasikan untuk pulang kembali ke keluarganya masing-masing.

“Mereka semuanya mengaku beralamat tempat tinggal di Kota Jambi. Tujuannya kata mereka seperti biasa mau mencari jati diri, kemudian beralasan mau menemukan kawannya di Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun,” kata Herjoni.

Ia menyebut, ketika pada saat ditangkap para anak punk ini sedang mengamen di lampu merah dan kawasan ancol, Sarolangun.

“Dan kebetulan saat kita temukan, mereka sedang berada di kawasan ancol depan rumah dinas bupati,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk tindakan lebih lanjut terhadap anak tersebut adalah melakukan pembinaan karena kalau untuk lebih jauh anak punk bukanlah anak terlantar .

“Karena memang anak punk bukanlah termasuk anak terlantar, yang ditanggung oleh negara adalah anak-anak terlantar. Maka beberapa kali kita menangkap anak punk kita kembalikan kepada orang tuanya,” katanya.

“Kita akan buatkan perjanjian untuk tidak lagi datang ke Sarolangun, kalau mereka bertiga ini pengakuannya baru pertama kali datang ke Sarolangun,” kata Herjoni menambahkan.

Sementara itu, salah dari anak punk tersebut berjenis kelamin perempuan mengatakan bahwa mereka hanya mengamen dan ingin menemui temannya di pelawan.

Intan, anak punk yang diamankan mengatakan mereka semua berasal dari Kota Jambi.

“Kami hanya sekedar mengamen dan mencari suasana baru setelah lama di Kota Jambi,” kata Intan kepada petugas Satpol PP.

Selain dari tiga anak punk itu, Satpol PP Sarolangun pada hari sama juga menangkap  Edo Mustofa Gultom (17), saat mabuk lem merek Aica Aibon. Ia mengaku putus sekolah dua bulan lalu di MAN.

“Kalau untuk yang satu ini, ia mengaku untuk menenangkan pikiran. Sudah pernah dimarahi orang tua. Dia ngelem sudah satu tahunan,” kata Herjoni.

laporan : ble

Updated: 16 Oktober 2018 — 14:30
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: