Ternyata Abu Bakar Penjaga Sekolah SD Tewas Tergantung


Jambi_Kemas Abu Bakar (43) warga Jalan Amangkurat rt 30 kelurahan tanjung pinang kecamatan jambi timur kemarin (19/11/2017) tewas tergantung. 

Korban merupakan penjaga sekolah SD Negeri 165 Kecamatan Jambi Timur, diduga bunuh diri karena masalah ekonomi, namun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Tergantungnya korban diketahui langsung kepala sekolah SD bernama Yulizarni saat mengambil buku di perpustakaan. sontak terkejut ia melihat penjaga sekolah tergantung pakai kain spanduk.

“Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 Wib. “saya ke sekolah mau ambil buku di perpustakaan, namun karena ruang perpustakaan bertutup, saya mencari sampai manggil-manggil penjaga sekolah namun tidak ada disekeliling rumah,” Terang Yulizarni kepada wartawan.

Yulizarni menyebutkan, saat penjaga sekolah tidak ketemu, lalu mencari ke rumah korban tepatnya di belakang sekolah, hanya saja anak korban bernama Mulya berada di rumah. sambung Yulizarni, saat ditanya keberadaan bapaknya, lantas anaknya menjawab di ruang perpustakan. namun saat menelusuri ke perpustakaan langsung teriak minta tolong karena melihat pegawainya sudah tewas tergantung.

” saya tidak tau masalah apa, dia itu penjaga sekolah SD 165 ini, saat saya cari tidak ada rupanya tewas tergantung,” beber Kepala sekolah SD ini sambil menangis.

Dia mnceritakan saat sebelum meninggal, tidak ada tanda-tanda kepergian pegawainya itu, hanya saja orangnya baik dan rajin bekerja dalam sekolah.

“saya tidak tau apa masalahnya, biarlah pihak kepolisian yang mengatasinya, kalau korban orangnya baik, pendi dan rajin bekerja,” paparnya.

Pantauan wartawan dilapangan, tampak lelaki pakai baju kaos celana jins tersebut tergantung pakai kain spanduk. 

tepat di tengah ruang perpustakaan. tidak sampai disitu, warga sekitar justru memamfaatkan melihat korban tergantung, hingga pukul 09.30wib. korban langsung dibawa ke ruang jenazah rumah sakit raden mattaher.

Kapolresta Jambi Kombes Ahmad Fauzi Dalimunte melalui  Kasat Reskrim Polresta Jambi, menyebutkan, kronologis kejadian minggu pagi, Sekira Pukul 07.30 Wib, ibu yulizar sebagai kepala sekolah datang kekantor untuk mengambil buku dan kepala sekolah mencari penjaga sekolah tetapi tidak ketemu, 

” Benar kepala sekolah menanyakan keberadan korban kepada anaknya atas nama. M.mulya. kemudian anak korban memberitahukan bahwa korban berada di ruang perpustakan,” kata Kompol Yuda.

Lanjut Yuda, kemudian kepala sekolah menyusul keperpustakan dan melihat korban kemas abubakar sudah tergantung menggunakan kain spanduk kemudian kepala sekolah berteriak minta tolong kepada warga sekitar

” Tim Inafis dan dokter RS bhayangkara memeriksa korban baik di tkp maupun saat dirumah. dalam  mayat dan kondisi dapat dipastikan korban meninggal karena Bunuh diri smpai saat ini masih didalami,”ungkap Reskrim Polresta Jambi.

Laporan : Ari
Edt YD

Updated: 19 November 2017 — 21:08
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: