Tak Kuat Mengurusi Ibunya Yang Sakit, Siswi Pesantren Gantung Diri

MERANGIN-Warga Kecamatan Muara Siau dibuat heboh,pasalnya seorang siswi pesantren Depati Agung,Dusun Pendung,Desa Rantau Macang,Kecamatan Muara Siau ditemukan tewas tergantung di kamarnya dengan menggunkan sebuah kain.

Penemuan jasad RA(16),siswi Pondok Pesantren Dusun Pendung,Desa Rantau Macang terjadi pada Senin(29/10)sekitar pukul 11.00.Dimana kakak korban IK(18) melihat adiknya RA sudah tergantung di dalam kamar rumahnya menggunakan sebuah kain.

Melihat hal tersebut,IK pun terkejut dan langsung memberitahukan kejadian tersebut ke orang tuanya dan warga.Mendapatkan informasi tersebut,orang tua korban dan warga langsung mendatangi lokasi kejadian dan menurunkan korban dari gantungnya.

Aparat kepolisian Polsek Muara Siau yang mendapatkan informasi jika ada warganya yang tewas tergantung langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian.Setelah memeriksa saksi-saksi dan olah tempat kejadian di ketahuila jika korban murni gantung diri.

Informasi yang di dapat dari keterangan pihak kepolisian di ketahui jika semasa hidup korban yang mengurusi ibunya yang sedang sakit,tak hanya itu korban juga mengurusi dua adiknya selama ibunya terbaring sakit.Tak kuat dengan kehidupan yang di jalaninya sehari-hari akhirnya korban tega mengakhiri nyawanya dengan cara gantung diri.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Muara Siau Iptu Hitler Sinaga,membenarkan jika seorang siswi pesantren tewas gantung diri di rumahnya.

“Korban ditemukan sudah tewas tergantung menggunakan sebuah kain di dalam kamar oleh kakak kandungnya,untuk saat ini murni korban gantung diri,karena pihak keluarga tidak mau dilakukan visum,maka kita membuat surat pernyataan untuk tidak menuntut kasus ini di kemudain hari,”jelas Iptu Hitler Sinaga,Senin(29/10).

Kapolsek juga mengatakan,dari hasil penyelidikan anggotanya di lapangan,korban tega mengakhiri dirinya karena depresi melihat ibunya yang tak kunjung sehat,di tambah dengan korban yang harus merawat kedua adiknya setiap hari.

“Untuk jasad korban sudah dikebumikan oleh pihak keluarga di Dusun Sepandung,Desa Rantau Mancang,sedangkan barang bukti berupa kain untuk korban mengantung diri sudah kita bawa ke Polsek Muara Siau,”tutupnya.

laporan : Abi

Updated: 31 Oktober 2018 — 12:43
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: