Pertandingan Sepak Bola Bupati Cup Ricuh, Tiga Pemain Bonyok Dianiaya Penonton 


Merangin-Ajang kompetisi sepak bola Bupati Merangin Cup dalam rangka HUT Merangin yang diikuti 48 club dari 24 kecamatan, digelar di kecamatan Renah pamenang kabupatebln Merangin, Jambi. Dan hari ini minggu (26/11) memasuki hari ketiga, saat mempertemukan dua kesebelasan PS pamenang selatan dan Ps Pamenang berakhir ricuh, bahkan bukan hanya pemain saja namun sejumlah suporter dua kesebalasan masuk ke dalam lapangan dan terjadi adu jotos.

Informasi yang berhasil dihimpun seputarmerangin.com menyebutkan bahwa,sebelumnya pada babak pertama,Ps Pamenang selatan unggul lebih dulu dengan sekor 1-0,namun terjadi kemelut di mulut gawang antar pemain dan saling adu mulut.

Namun perselisihan bisa didamaikan Wasit,tetapi pada saat usai peluit panjang,kembali terjadi adu mulut bahkan suporter Ps Pamenang langsung merangsek masuk kelapangan,dan langsung memukuli para pemain Ps Pamenang selatan,bahkan wasit yang bertindak sebagai pengadil di lapangan juga jadi sasaran suporter.

Akibat dari kejadian tersebut sedikitnya ada tiga pemain Ps pamenang Selatan menderita luka memar,di bagian wajah,sebelum aksi supoter anarkis puluhan petugas langsung melerai kejadian pemain dan supoter tersebut.

Yono salah satu offisial Ps  pamenang selatan yang di hubungi,menyebutkan bahwa pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut.

“Saya sangat menyayangkan insiden ini,sebab dengan semangat fair play dinodai dengan ulah supoter yang tidak bertangung jawab”jelasnya.

Dirinya juga sangat menyayangkan sikap panitia yang mengambil keputusan sepihak,sebab ada regulasi yang di buat tetapi tidak dilakukan di lapangan.

“Sikap panitia juga sangat mengecewakan,sebab ada aturan yang di buat tetapi malah di abaikan,kami sebagai bagian dari Tim Ps Pamenang selatan memprotes keras sikap supoter,dan panitia yang tidak tegas”tandasnya.

Sementara itu Kapolsek Pamenang AKP Sampe Nababan saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut, membenarkan telah terjadi ricuh dalam pertandingan tersebut.

“Ya, sempat terjadi ricuh antara suporter dengan pemain namun berhasil kami lerai, esok hari kami akan panggil panitia, dan jika panitia tidak bisa menjamin pertandingan sepak bola ini maka izin akan kami cabut, sampai saat ini saja kami tidak diberi data jadwal club mana yang akan bertanding ini sangat penting untuk personil pengamanan”tegas Nababan.

Laporan : Iwan KT
Edt : YD

Updated: 26 November 2017 — 20:01
© 2016-2017, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: