Jembatan Gantung Putus, Puluhan Orang Jadi Korban

MERANGIN – Nasib naas di alami warga Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Tabir, kabupaten Merangin, Jambi niat hati ingin menghadiri acara bantai adat, malah jembatan gantung yang di lalui ambruk hingga menelan korban.

Kejadian ambruknya jembatan gantung yang ada di Kelurahan Dusun Baru terjadi pada Minggu(13/5), sekitar 16.30 wib dimana warga yang di dominasi anak-anak dan ibu-ibu duduk di atas jembatan sembari menyaksikan acara bantai adat.

Namun karena beban jembatan yang sudah melebihi kapastis, dimana ada 300 lebih warga yang ada di atas jembatan membuat tali baja penahan jembatan putus.

Usai putus, warga yang ada di atas jembatan langsung terjatuh ke sungai dan kepinggir sungai, tercatat ada 17 korban yang terdiri dari anak-anak dan ibu-ibu.

Melihat ada korban, ratusan warga yang berada di pinggir sungai langsung membantu korban dan membawa ke puskesmas Tabir. Untuk ke 17 orang korban mengalami patah tulang dan luka ringan.

Kapolsek Tabir AKP Suhendry di konfirmasi awak media, membenarkan jika ada jembatan putus yang menelan korban.

“ada 17 korban, namun 11 orang sudah di perbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan, sedangkan enam orang lainya masih di rawat di puskemas,”jelas AKP Suhendry,(13/5).

Kapolsek juga menjelaskan, untuk sementara ini dari hasil penyelidikan penyebab putusnya tali baja jembatan akibat kelebihan muatan.

“untuk lokasi sudah kita police line, kasus ini masih dalam penyelidikan kita,”tutupnya.

 

 

 

 

Laporan    : Abimayu

Edt   : yy

Updated: 13 Mei 2018 — 20:28
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: