Belum Ada Tindakan dari BKSDA,4 Ekor Harimau Sumatera Masih Menteror Warga

MERANGIN – Warga Desa Sungai Pinang Dusun Talang Ujung Kecamatan Sungai Manau kabupaten Merangin Minggu (23/12) kemarin resah dengan munculnya 4 ekor Harimau yang berkeliaran di kebun mereka, bahkan akibatnya hingga saat ini warga takut untuk ke kebun karena ancaman si raja hutan ini.

Kepala BKSDA Merangin Udin Ihawanudin saat di kofirmasi awak media menjelaskan jika baru mengetahui ada harimau yang berkeliaran di perkebunan warga.

“Saya baru tahu, dan secepatnya saya akan turunkan tim ke Desa Sungai Pinang untuk menangkap Harimau tersebut”jelas Udin, Senin (24/12).

Udin juga menjelaskan dirinya saat ini sedang berada di lokasi konservasi gajah bersama timnya, namun dirinya akan langsung turun jika memang betul ada 4 harimau sumatera yang berkeliaran di perkebunan warga.

“Saya takut jika harimau-harimau tersebut mengganggu warga, dan juga takut nantinya harimau tersebut di bunuh warga, intinya saya akan secepatnya ke lokasi”tuturnya.

Sebelumnya, Kabar berkeliarannya 4 Harimau Sumatera itu ketika Apuk dan Amin masuk ke hutan tempat mereka bekerja.  Saat sampai dikebun dua penduduk itu langsung ketakutan hingga kembali perkampungan mereka.

“Benar,  ada 4 ekor Harimau sumatera berkeliaran di kebun kami. waktu itu kami pergi ke kebun bersama Amin mau bekerja,  sesampai dikebun tiba-tiba kami melihat harimau melintas “ungkap Apuk penduduk setempat Minggu (23/12) kemarin.

Hingga saat ini, kondisi di perkebunan warga desa Sungai Pinang masih mencekam, belum ada tindakan serius baik dari aparat maupun pihak BKSDA Merangin. (Abi)

Updated: 24 Desember 2018 — 12:17