Bosan Ajukan Bangunan Kantor, Guru SDN 256 Berkantor Di Balai Desa

Merangin – Berkali kali mengajukan pembangunan kantor guru,bagi sekolah SDN 256/VI Pematang Kancil II,terpaksa para guru menggunakan balai pertemuan milik kantor desa Pelakar Jaya.

Bukan hanya tidak layak dari sisi bagunan saja,namun peralatan milik sekolah juga terpaksa di letakan di dalam,sehingga kesan berantakan jadi pemandangan sehari hari.

“Kami hampit setiap tahun mengajukan kantor untuk guru,tapi tidak ada realisasinya dengan sangat terpaksa ,kami menggunakan balai pertemuan milik desa hingga hari ini”jelas Santoso Kepsek  SDN 256.

Menurutnya sekolah yang di pimpin memiliki,ruang belajar sebanyak enam lokal,dengan jumlah siswa yang belajar disekolahnya sebanyak 143 siswa,sementara  tenaga guru yang sudah PNS,ada sekitar tujuh orang honor lomite tiga orang,dan honda sebanyak dua orang.

“Jujur kami miris dengan kondisi kantor yang kami gunakan,apalagi sekolah ini sudah ada semenjak transmigrasi ada namun untuk minta di bangunkan kantor saja tidak pernah terwujud”keluhnya.

Sementara itu bukan hanya warga eks trans saja yang menuntut ilmu disana,tidak kurang 15 orang suku anak dalam juga belajar bersama di sekolahnya.

“Anak anak SAD ikut belajar di sekolah ini,jadi kami berharap agar sekolah kami juga bisa di samakan dengan sekolah yang ada di kota,sebab hak pendidikan wajib bagi anak anak bangsa”tegasnya.

Terpisah Kadisdik Merangin Zubir,saat coba di kofirmasi terkait keluhan sekolah SDN 256 handphonenya bernada aktif namun tidak di jawab.

 

 

 

Lapiran   : (ble)

Edt     : yy

Updated: 16 April 2018 — 23:10
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: