Penderita DBD Meningkat, Dinkes Belum Tetapkan KLB

Utama
dbdd

illustrasi

 

MERANGIN – Sejak Desember 2015, jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Merangin mengalami peningkatan yang signifikan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Merangin mencatat ada 71 warga yang terjangkit DBD. Sementara, empat orang diantaranya meninggal dunia.
 
Meski mengalami peningkatan jumlah penderita, Dinkes Merangin belum menetapkan kasus DBD sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
 
Kepala Dinas Kesehatan, Salahuddin menyebutkan bahwa peningkatan jumlah penderita DBD tidaklah begitu signifikan. Menurutnya, jumlah penderita DBD di Merangin masih rendah jika dibandingkan dengan penderita DBD didaerah lain.
 
“Memang jumlah penderitanya naik signifikan. Tapi, belum bisa dikategorikan sebagai KLB. Didaerah lain jumlah mencapai ratusan orang dan tidak ditetapkan sebagai KLB,” ujar Solahudin.
 
“Bisa disebut sebagai KLB jika jumlah penderitanya naik signifikan dan pihak rumah sakit tidak sanggup lagi memberikan pelayanan kesehatan. Begitu juga dengan tingginya jumlah warga yang meninggal,” tambahnya.
 
Hal senada juga diutarakan oleh Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Kolonel Abundjani Bangko.
 
“Wewenang untuk menyatakan DBD sebagai KLB ada Dinkes. Kami hanya memberikan pelayana kesehatan,” terangnya.
 
 
Seputarmerangin: Zakhrowi

Author

Related Articles

Back to Top