Akhirnya Setelah 10 Tahun,Sarolangun Raih WTP

Sarolangun-setelah 10 tahun tidak pernah mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian,akhirnya kemarin Kabupaten Sarolangun berhasil menerima predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) RI Perwakilan Jambi atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2016.

Penyerahan LHP oleh BPK RI  perwakilan Provinsi Jambi tersebut  berlangsung di Ruang Rapat Kepala BPK  Rabu , (07/06/2017),dan di terima langsung oleh  Bupati Cek Endra .

Dengan raihan tersebut Bupati Drs.H.Cek Endra, mengucapkan terimakasih kepada semua jajaran di Pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan diterimanya predikat opini tersebut. 

Pihaknya mengajak semua pihak untuk terus bekerja keras, serta mempertahankan apa yang sudah diperoleh.

“Tentunya dengan predikat ini harus terus dipertahankan dan menjadi semangat untuk terus berusaha dan berupaya membangun Sarolangun untuk menjadi lebih maju, makmur, mandiri, dan sejahtera diseluruh lapisan masyarakatnya” tandasnya.

Kepala perwakilan BPK Jambi Drs.Parna ,M.M disela penyerahan mengatakan, bahwa ada 9 Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Jambi mendapatkan opini WTP. Menurutnya, dalam melaksanakan pemeriksaan keuangan BPK memiliki standart yang digunakan secara ketat, yaitu Standart Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN).

Lanjutnya, Pemeriksaan terhadap laporan keuangan bertujuan untuk memberikan opini atas pengelolaan keuangan oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, dan Kementerian/ Lembaga non Kementerian yang ada.

Sementara itu Iskandar kadis DPKAD sarolangun,menegaskan bahwa raihan opini WTP murni kerja keras semua pihak,dan sudah bekerja secara maksimal.

“Ini murni kerja keras semua pihak,dan bekerja secara maksimal dan wajar opini WTP bisa di raih,dan ini menjadi supremasi tertinggi bagi pemerintahan sarolangun”tegasnya.

Sementara terkait dengan adanya temuan aset tanah perumahan PNS yang,sudan masuk proses hukum itu menjadi di luar penilaian.

“Memang benar ada temuan di tahun 2015,dan masuk pada catatan kepatuhan dan masih dalam proses hukum ,dan sarolangun mendapatkan opini WTP saat pemeriksaan di tahun 2016 ,dan temuan tanah tidak di periksa lagi,sebab ini sudah tertulis pada penyajian laporan,pencatatan laporan dan pertangungjawaban laporan”tandasnya.

Sementara pada saat penyerahan opini WTP ,bupati sarolangun di dampingi oleh wakil ketua DPRD hapis hasbiallah,sekda dan para kepala OPD.

Seperti diketahui bahwa pada pemeriksaan BPKP,tahun 2016 lalu masih terdapat temuan di dinas PU sebsar Rp 4M.

Penulis : Dar

Updated: 7 Juni 2017 — 17:01
© 2016-2018, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: