Pelaku Penusukan Dibekuk

Hukum & Kriminal

Tim-Khusus-Jaguar-Milik-Kepolisian-Kota-Depok-Berhasil-Amankan-Dua-Pelaku-Penusukan-di-Cibubur

BANGKO – Usai mengamankan dua pelaku pengeroyokan terhadap RF, kali ini Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) bersama Polsek Lembah Masurai Polres Merangin, kembali membekuk satu pelaku lainnya. Satu pelaku tersebut berinisial Ade.
Dari gelar perkara yang dilakukan Satreskrim (14-1) terungkap. Bahwa Ade merupakan pelaku yang menusuk korban yakni RF. Ketika itu, Ade menusuk korban dengan senjata tajam jenis Samurai. Akibatnya membuat korban roboh dan dirawat intensif di RS Padang.
Kapolres Merangin AKBP Munggaran melalui Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Ike Yulianto Wicaksono mengatakan bahwa kasus penganiayaan berujung penusukan tersebut terjadi pada bulan April 2014 lalu di kawasan Bukit Keramat Ujung Tanjung Pasar Bawah Bangko.
“Awalnya kami mengamankan 1 pelaku. Dari hasil pengembangan ternyata Ade ini yang melakukan penusukan. Penusukan dengan mengunakan Sajam jenis Samurai,” sebut AKP Ike.
Ketika peristiwa terjadi, korban menderita luka tusuk dibagian dada. Korban juga sempat dirawat ke Padang Sumatera Barat. Dan saat ini Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya.
“Korban sempat dirawat dan Alhamdulillah selamat. Kita masih melakukan pengejaran pelaku lainnya. Sebab kasus ini dilakukan bersama-sama,” jelasnya.
Lebih lanjut, pelaku Ade ini sebut Kasat Reskrim, sempat melarikan diri ke Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan. Hanya saja, pelaku berhasil dibekuk Rabu (13/1) lalu di Desa Sungai Tebal.
“Saat itu kita mendapatkan informasi kemudian kita kembangkan bersama Polsek Lembah Masurai, dan pelaku berhasil kita bekuk. Saat ini sudah tiga pelaku kita amankan,” urai AKP Ike.
Diketahui kejadian penganiayaan ini, bermula ketika sekelompok pelajar sedang duduk-duduk di sekitar Bukit Keramat. Tiba-tiba terjadi keribuatan dan pelaku langsung mengeroyok korban serta melukai korban dengan senjata tajam.
“Saat kejadian pelaku masih dibawah umur, tapi sekarang pelaku sudah dewasa dan kita jerat dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,”pungkasnya.

(abi)

Author

Related Articles

Leave a comment

Back to Top