Pelajar SMP Menjadi Korban Pencabulan

BANGKO- Kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur kembali terjadi. Korban sebut saja Bunga (13), korban merupakan pelajar disalah satu SMP di Kecamatan Batang Masumai.

Informasi yang didapat, kejadian tak senonoh itu diterima korban sekitar Oktober 2019 lalu. Pelaku yakni AS (30) warga Desa Nibung Dusun II Kecamatan Batang Masumai.

Kejadian berawal saat korban dan pelaku berkenalan pada Agustus 2019, lalu pada bulan Oktober 2019 korban dan pelapor bertemu di jalan ketika pulang sekolah.

Pada saat itu lh pelaku mengajak korban bertemu sekitaran sawah didaerah tersebut, saat bertemu di dekat sawah itulah pelaku melakukan perbuatan tak senonoh terhadap korban, seperti memeluk dan mencium korban.

Tak sampa disitu, kemudian pelaku mengancam korbannya dengan akan membunuh dan mengguna-gunai korban jika tidak menuruti nafsu pelaku, sehingga korban tidak berani melawan saat dicabuli dan disetubuhi.

Ternyata aksi pelaku tidak sampai disitu, merasa aksinya aman dan lancar, karena tidak ada tanda-tanda korban melaporkan aksi bejatnya, pelaku kembali mengajak korban bertemu seminggu kemudian.

Mungkin dilokasi pertama tersebut aman, pelaku mengajak korbannya bertemu ditempat yang sama. Namun kali ini aksinya tak sesukses seperti aksi pertama.

Pasalnya, saat pelaku akan melakukan aksi bejatnya, dengan baru akan membuka celana korbannya, karena merasa ketakutan sehingga korban lari pulang ke rumahnya.

Kejadian tak senonoh yang diterima korban tersebut akhirnya diketahui orang tua korban pada Jumat (8/11) lalu. Kepada orang tuanya, korban mengakui jika dirinya telah dicabuli dan disetubuhi oleh pelaku AS.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, orang tua korban kemudian melaporkan perbuatan bejat pelaku ke Polres Merangin pada Jumat (15/11).

Kapolres Merangin, AKBP M Lutfi melalui Kasubbag Humas, AKP Sobri membenarkan kejadian pencabulan anak dibawah umur tersebut, pihaknya telah menerima laporan dari orang tua korban.

“Ya, kita telah menerima laporan pencabulan dan persetubuhan anak dibawah umur, keterangan saksi dan bukti sudah kita terima. selanjutnya, kita akan melakukan penyelidikan kasus ini,” terangnya.

Laporan (ble)

Updated: 19 November 2019 — 21:40