Final Gubernur Cup 2018 Diwarnai Tembakan


Jambi-partai pamungkas turnamen gubernur cup 2018 provinsi jambi ,yang di gelar di lapangan KONI jambi,dan  mempertemukan dua club kabupaten Batang Hari vs Kabupaten Muaro jambi.

Dalam pertandingan ,yang ditonton ribuan penonton dari dua kesebelasan,pada awalnya berlansung cukup seru  dan kondusif.

Tampak dua kesebelasan  jual beli serangan terlihat kedua kesebelasan sangat hati-hati karena sama sama tidak ingin kecolongan dimenit awal pertandingan.

Dan puncaknya pada menit ke 35 babak pertama kabupaten muara jambi,berhasil mencuri poin terlebih dahulu  gol yang diciptakan pemain bernomor punggung 77 Dony kusuma,tak mau kecolongan kesebelasan Kabupaten batang hari berhasil menyamai kedudukan melalui  hadiah pinalti, sehingga skor imbang 1 : 1 .

Namun keputusan wasit yang memberikan hadiah pinalti kepada Kabupaten Batang hari, menimbulkan protes keras  dan pertandingan berlanjut di babak kedua dimana tempo pertandingan semakin panas diwarnai beberapa kartu kuning,akibat kerasnya pertandingan.

Dan pada menit ke 62 pemain bernomor punggung 16 dari  kesebelasan kabupaten batang hari, berhasil menambahan angka kemenangan, lewat goal yg diciptakan dari jarak yang cukup jauh,dan skor  di papan pertandingan menjadi  2:1,dan  kemenangan di raih oleh kesebelasan batang hari.

Puncaknya pluit panjang dibunyikan oleh wasit pertandingan,tanpa diduga kedua sporter yang berada berseberangan mulai memasuki lapangan ,karena sebagian larut dengan kemenangan Tim yabg di dukung,sisi lain suporter yang kalah tidak terima.

Ulah suporter yang masuk ke tengah lapangan memancing keributan bahkan aparat keamanan yang berjaga jaga,tidak sebanding dengan jumlah suporter yang ribut .

Tak mau kondisi makin tidak kondusif, aparat keamanan langsung memberikan tembakan peringatan,agar keributan antar suporter makin anarkis,setelah  di tenangkan aparat keamanan ratusan suporter membubarkan diri.

Taufik Exco Asprov provinsi Jambi,kepada seputar merangin menyayangkan keributan yang terjadi  di tengah lapangan.

“Tentu saja saya sangat menyayangkan,dengan sepirit fair play,mestinya tidak terjadi seperti ini ,apalagi disaat kita mulai berbenah untuk sepak bola jambi,namun inilah euforia sepak bola Jambi,antusias masyarakat menyaksikan team kesayangan mereka bertanding cukup tinggi,dan saya berharap tidak ada kejadian serupa di kemudian hari”tandasnya.

sampai berita ini di tayangkan suasana Lapangan Tri Lomba Juang Provonsi Jambi Kondusif.

Laporan : yoyo
Edt : YD

Updated: 20 Januari 2018 — 20:25
© 2016-2017, seputarmerangin.com Klick SM-TT DEPT
error: Jangan Suka Coppy Paste Berita Orang Broo...
%d blogger menyukai ini: