Meninjau Kehidupan Memprihatinkan Suku Anak Dalam Lantak Seribu

Meninjau Kehidupan Memprihatinkan Suku Anak Dalam Lantak Seribu

Utama

MERANGIN– Warga suku SAD yang tinggal di kampung durian Desa Lantak Seribu berjumlah 60 jiwa yang hidup dengan kondisi memprihatinkan, dari data dilapangan mereka hidup ditanah tebang hutan oleh sesepuh ngagoh yang telah tinggal dikampung tersebut sejak jaman belanda.

Wakapolsek mengatakan ” masyarakat SAD sudah sangat berkarakter dan sudah taat peraturan, baik peraturan lalu lintas maupun peraturan hukum lainya, harapan saya wakapolsek pamenang mengatakan pemerintah jangan banyak janji tapi berikanlah bukti kepada SAD kampung durian yang memprihatinkan ini” ungkap Dasmuni.

Sementara imam, babinsa setempat mengatakan hal yang sama ” Harapan saya pemerintah dapat mewujudkan harapan warga SAD dengan memberikan tempat tinggal, penerangan dan jalan kepada kami” ujarnya.

 

Yadi

Author

Related Articles

Back to Top