Masih Trauma, Mediana Ucapkan Terimakasih Pada Polres Merangin

Peristiwa
 IMG-20160205-00775
MERANGIN – Mediana (47) warga Lorong Kampar yang menjadi korban begal pada Selasa (2/2) malam sekitar pukul 22.00 diruas jalan Bangko – Sungai Kapas mengaku masih trauma. Bendahara Sekretariad Daerah (Setda) Merangin itu masih dihantui oleh insiden pembegalan yang menimpa dirinya.
 
“Saya tidak menyangka jadi korban pembegalan. Setahu saya, jalan Bangko – Sungai Kapas itu sangat aman. Tapi musibah siapa yang tau,” ujar Mediana sembari mengenang kejadian memilukan itu.
 
Mediana yang dijumpai Seputarmerangin.com dikediamannya, Jum’at (5/2) sekitar pukul 13.30 tampak bersahaja. Ia yang saat itu baru saja pulang dari menjalankan ibadah shalat Jum’at tampak mengenakan pakaian koko dan celana dasar berwarna hitam.
 
Pasca kejadian, Ayah tiga orang anak ini selalu dihantui tragedi pembegalan setiap kali Ia bangun tidur. Sampai saat ini, Mediana mengaku sangat trauma atas kejadian tersebut. Meski demikian, Mediana tetap menjalankan aktivitasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
 
“Saya sangat berterimakasih kepada pihak kepolisian yang dengan sigap membekuk para pelaku pembegalan. Semoga, dengan kejadian ini, aksi pembegalan tidak lagi terjadi di Kabupaten Merangin,” ucap Mediana.
 
“Insya Allah, Sabtu malam ba’da maghrib saya akan menggelar syukuran dirumah sebagai bentuk rasa syukur karena saya masih diberi keselamatan oleh Allah SWT. Biarlah mobil saya rusak, yang terpenting adalah keselamatan jiwa dan raga saya,” sebutnya sembari mengundang seputarmerangin.com untuk menghadiri acara syukuran tersebut.
 
 
Seputarmerangin: Maskur

Author

Related Articles

Back to Top