Lagu Daerah Jambi Harus di Kembangkan

Utama

8260_173334733057957_244323548457344675_n

JAMBI – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi,Fachrori Umar mengemukakan bahwa lagu daerah Jambi harus terus dikembangkan. Hal tersebut dinyatakan oleh Fachrori Umar dalam Malam Anugerah Senandung Anak Negeri, bertempat di Halaman Kantor RRI Jambi, Telanaipura, Kota Jambi beberapa hari alu.

Acara ini merupakan pemberian penghargaan kepada penciptan dan penyanyi serta pengaransemen lagu-lagu daerah Jambi, terutama oleh kawula muda Provinsi Jambi, sekaligus sebagai peringatan terhadap Hari Musik Nasional, 9 Maret, hari kelahiran Wage Rudolf Suratman, pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya.

Acara dengan tema “Jadikan musik sebagai industri kreatif dalam memperkokoh jati diri bangsa” ini diselenggarakan oleh LPPRI Jambi dan DPD PAMMI Jambi bersama RRI Jambi.

Fachrori Umar mengemukakan, salah satu cara untuk mempertahankan lagu daerah Jambi adalah dengan berbagai pertunjukan dan pameran seni dan budaya, di tingkat lokal dan nasional, termasuk Malam Senandung Anak Negeri.

Fachrori Umar menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi mendukung dan berusaha memajukan kebudayaan dan pariwisata Provinsi Jambi, serta menghimbau semua kalangan untuk mencintai dan mengembangkan budaya daerah Jambi, diantaranya lagu dan musik Jambi.

Fachrori Umar menegaskan, di zaman modern dengan segala kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, eksistensi lagu daerah Jambi harus terus dijaga bersama oleh pemerintah dan seluruh komponen masyarakat.

Tidak sekedar menghimbau, selanjutnya Fachrori Umar pun menyanyikan dua lagu daerah Jambi dalam acara Malam Anugerah Senandung Anak Negeri tersebut, yakni lagu yang berjudul Seloko Jambi dan Tumbuk Tebing.

Sebelumnya, Walikota Jambi, H.Sy.Fasha, ME, dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota Jambi ingin mengumpulkan para pencipta lagu-lagu daerah Jambi, khususnya yang berdomisili di Kota Jambi dan ingin mendengar lagu-lagu karya para pencipta lagu tersebut.

Fasha mengatakan, Pemerintah Kota Jambi akan mensosialisasikan lagu-lagu daerah Jambi tersebut ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Jambi.

Fasha berharap musik dan lagu Jambi bisa mempersatukan masyarakat Jambi.

Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Jambi, Dra. Sovia Endang Widowati, dalam sambutannya menyatakan, RRI selain berarti Radio Republik Indonesia juga bermakna sebagai Rumah Rakyat Indonesia.

Sovia mengemukakan, RRI memberi ruang, wadah, dan tempat kepada masyarakat, khususnya bagi pemuda pemudi untuk berkreasi, diantaranya kreativitas mencipta dan menyanyikan lagu, diantaranya lagu daerah Jambi.

Dikatakan oleh Sovia, Di Pro4 RRI Jambi, lagu-lagu seluruh etnis yang ada di Provinsi Jambi disajikan, sebagai salah satu upaya untuk melestarikan lagu daerah.

Ketua DPD PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia), Fahmi Mai,dalam sambutannya menyatakan, perlombaan-perlombaan menciptakan dan menyanyikan lagu Musik Melayu Jambi diselenggarakan untuk melestarikan lagu dan musik daerah Jambi.

Ketua DPD PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia) Jambi, Dwi Suryati Hartati, menyatakan, musik adalah bahasa universal yang bisa menyatukan masyarakat.

Dwi Suryati Hartati mengungkapkan, WR Supratman, pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya lahir pada tanggal 9 Maret 1903, dan tanggal kelahirannya diperingati sebagai Hari Musik Nasional Indonesia.

(Apo)

Author

Related Articles

Back to Top